Oknum Dokter Klinik Kampus Unri Diduga Lecehkan Mahasiswi Saat Pemeriksaan

Pelecehan-seksual13.jpg
ilustrasi pelecehan seksual/suara.com/ema (suara.com/ema)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Dugaan kasus pelecehan seksual mencuat di lingkungan kampus Universitas Riau. Seorang oknum dokter di klinik kampus tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap puluhan mahasiswi saat proses pemeriksaan kesehatan.

Informasi ini ramai diperbincangkan setelah beredar di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram yang membagikan kesaksian korban. Dalam keterangan yang beredar, aksi tersebut diduga terjadi saat korban menjalani pemeriksaan medis di klinik kampus.

Dalam postingan Instagram @riau.terkini mengunggah kesaksian salah seorang korban yang mengaku mengalami tindakan yang menjurus pada pelecehan saat memeriksakan kondisi kesehatannya.

Ia menyebut awalnya datang untuk berobat karena sakit lambung, namun prosedur pemeriksaan yang dilakukan oknum dokter tersebut dinilai tidak sesuai.


“Aku asam lambung tapi disuruh buka kancing baju paling atas diperiksa pakai stetoskop, terus diraba dada tapi bagian atas perut aku dicek tapi menurut aku sudah agak ke bawah,” tulis postingan tersebut.

Korban menduga tindakan tersebut tidak sesuai dengan standar pemeriksaan medis pada umumnya. Dugaan ini semakin menguat setelah muncul pengakuan serupa dari korban lainnya.

Kasus ini disebut-sebut telah berlangsung sejak tahun 2025, namun baru mencuat ke publik setelah para korban mulai berani bersuara melalui media sosial.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kampus maupun instansi terkait mengenai dugaan kasus tersebut. Namun, publik mendesak agar dilakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kebenaran serta memberikan perlindungan kepada para korban.

Dugaan pelecehan ini menjadi perhatian serius, mengingat lingkungan kampus dan fasilitas kesehatan seharusnya menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa. Masyarakat pun berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas agar kasus serupa tidak terulang.