Agung Nugroho Tekankan Penanganan Banjir Butuh Sinergi Lintas Pemerintah

Siapkan-Sanksi-Berat-Wali-Kota-Pekanbaru-Kecam-ASN-yang-Terlibat-Perselingkuhan.jpg
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa penanganan banjir yang masih terjadi di sejumlah wilayah kota membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan, mulai dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau hingga pemerintah pusat.

Menurut Agung, salah satu titik yang menjadi perhatian berada di wilayah . Banjir di kawasan tersebut tidak hanya merendam ruas jalan saat hujan deras, tetapi juga menggenangi permukiman warga hingga lingkungan sekolah.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan utama terletak pada sistem drainase di , tepatnya di sekitar kawasan Eco Green. Di lokasi tersebut terdapat gorong-gorong yang posisinya berada di bawah aspal, sehingga menghambat aliran air.

“Ada gorong-gorong di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya dekat Eco Green, posisinya di bawah aspal, sehingga harus dibongkar,” ujar Agung, Senin 27 April 2026.


Menurutnya, pembenahan gorong-gorong tersebut menjadi langkah penting agar aliran air dapat mengalir lancar menuju dan tidak lagi tertahan saat curah hujan tinggi.

“Maka harus dibuat bagaimana aliran air lancar, tidak terhambat lagi,” jelasnya.

Agung menambahkan, Pemko Pekanbaru saat ini terus melakukan penanganan banjir sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Namun, upaya pengendalian banjir secara menyeluruh tetap membutuhkan sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat, khususnya dalam penanganan infrastruktur yang berada di bawah kewenangan masing-masing.

“Kita terus koordinasikan,” pungkasnya.