RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengingatkan pengelola Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat kelurahan agar rutin melakukan pengangkutan sampah dari rumah warga.
Pengambilan sampah diminta dilakukan minimal satu kali dalam dua hari guna mencegah penumpukan dan menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menegaskan bahwa sejak awal pembentukan LPS, pihaknya telah menetapkan standar pengangkutan sampah secara berkala.
“Jadi mereka itu minimal mengangkut per dua hari. Sekarang Pak Wali Kota juga meminta agar pengambilan sampah di rumah-rumah warga itu kalau bisa setiap hari,” ujar Reza, Jumat 24 April 2026.
Ia menyebut, DLHK terus mendorong agar seluruh LPS dapat meningkatkan pelayanan dengan melakukan pengangkutan sampah setiap hari. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat.
Meski demikian, Reza mengakui masih terdapat keluhan warga terkait lambatnya pengangkutan sampah oleh LPS. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah kendala di lapangan, salah satunya kurangnya komunikasi antara pengelola LPS dan masyarakat.
“LPS ini terbentuk dari unsur RT, RW, lurah, dan camat. Kadang komunikasi ke masyarakat belum maksimal,” jelasnya.
Selain itu, kendala teknis seperti kerusakan armada juga menjadi faktor penghambat. Namun, DLHK memastikan tetap memberikan dukungan agar pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan.
“Kadang armada mereka rusak dan sedang diperbaiki. Tapi kami dari DLHK selalu siap membantu jika mereka membutuhkan dukungan armada,” tambahnya.
Reza menegaskan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja LPS di lapangan. Ia berharap pelayanan pengangkutan sampah ke rumah warga dapat berjalan optimal dan konsisten, sehingga persoalan sampah di Kota Pekanbaru dapat teratasi dengan baik.

