RIAU ONLINE, BENGKALIS - Aksi heroik dan penuh ketegangan ditunjukkan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau saat memburu pelaku penculikan anak yang berusaha melarikan diri melalui ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), Kamis, 16 April 2026 dini hari.
Dalam operasi dramatis tersebut, pelaku akhirnya berhasil diringkus setelah dikejar sejauh kurang lebih 104 kilometer.
Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima petugas di Gerbang Tol Bathin Solapan. Pelapor, Jhonaris Tampubolon, memberikan informasi penting terkait dugaan penculikan anak, di mana pelaku disebut-sebut tengah melarikan diri menuju wilayah Sumatera Utara melalui jalur tol.
Mendapatkan laporan tersebut, personel PJR Ditlantas Polda Riau langsung bergerak cepat. Tanpa membuang waktu, tim segera melakukan pengejaran dari arah Tol Pekanbaru–Dumai.
Situasi di lapangan berlangsung menegangkan, mengingat pelaku terus melaju mencoba menghindari kejaran petugas.
Pengejaran yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB itu berlangsung intens selama lebih dari dua jam.
Dengan strategi yang terukur dan komunikasi yang solid antar personel, petugas akhirnya berhasil menghentikan kendaraan pelaku sekitar pukul 23.30 WIB di Gerbang Tol Bathin Solapan, Duri, Kabupaten Bengkalis.
Operasi ini dipimpin langsung oleh PS Kanit Tol Permai, Ipda Indra Gunawan, bersama tim yang terdiri dari Ipda Ahmad Husin Siregar (Panit 3 Tol Permai), Aiptu Jansen Sihombing, dan Aipda Robi Hertanto.
Berkat kerja sama yang solid, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti, sementara korban dipastikan dalam kondisi selamat.
Ipda Indra Gunawan mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari respons cepat atas laporan masyarakat serta kesiapsiagaan tim di lapangan.
"Begitu menerima informasi, kami langsung melakukan pengejaran secara terukur dan terkoordinasi. Prioritas utama kami adalah keselamatan korban serta memastikan pelaku tidak lolos dari kejaran," ujar Indra.
Indra menambahkan bahwa seluruh proses pengejaran dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, baik bagi korban, pengguna jalan lainnya, maupun personel di lapangan.
"Alhamdulillah, pelaku berhasil diamankan dalam kondisi aman. Ini menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan dan koordinasi tim sangat menentukan keberhasilan di lapangan," tambahnya.
Lebih lanjut, Indra juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama dalam mencegah dan mengungkap tindak kriminal," tegasnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja cepat dan profesional yang ditunjukkan personel PJR dalam menangani kasus tersebut.
"Saya sangat mengapresiasi gerak cepat dan respons personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau yang sigap menindaklanjuti laporan masyarakat. Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan ini menjadi contoh konkret bagaimana kecepatan dan ketepatan dalam bertindak mampu mencegah dampak yang lebih besar, terutama dalam kasus yang melibatkan keselamatan anak.
"Kecepatan, ketepatan, dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas," tegas Jeki.
Usai diamankan, pelaku langsung diserahkan kepada personel Polsek Bukit Kapur Dumai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyerahan tersebut dilakukan setelah adanya laporan resmi dari pelapor di Polresta Pekanbaru.
Seluruh rangkaian operasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Keberhasilan ini kembali menegaskan komitmen Ditlantas Polda Riau dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya di jalur strategis seperti ruas tol.
Aksi heroik ini pun menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum mampu memberikan hasil nyata dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

