Dinilai Tak Mampu Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas, Kapolsek dan Kanitreskrim Dicopot

Dinilai-Tak-Mampu-Jaga-Kondusifitas-dan-Kamtibmas-Kapolsek-dan-Kanitreskrim-Dicopot.jpg
Kapolsek Panipahan, Iptu Robiansyah Dicopot dari Jabatannya (Istimewa)

RIAU ONLINE, ROKAN HILIR - Kapolsek Iptu Robiansyah dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas dicopot dari jabatannya oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, Minggu, 12 April 2026. 

Keputusan ini diambil menyusul aksi unjuk rasa warga yang berujung ricuh di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Iptu Robi dan Aipda Rahmat dianggap tidak mampu menjaga kondusifitas serta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). 

Sehingga aksi masyarakat di Panipahan melakukan pengerusakan dan pembakaran terhadap aset milik diduga Bandar Sabu. 

"Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan. Karena itu, kami mengambil langkah tegas," ujar Herry Heryawan, Minggu, 12 April 2026.

Menurutnya, setiap pimpinan di kewilayahan memiliki tanggung jawab penuh terhadap stabilitas keamanan, termasuk dalam membaca dan merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.


"Seorang pimpinan harus hadir, peka, dan mampu membaca situasi. Ketika itu tidak berjalan dengan baik, maka harus ada langkah korektif," tegasnya.

Kapolda juga memastikan bahwa Polda Riau tidak tinggal diam dalam menangani peristiwa tersebut. Sejak awal kejadian, jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah langsung bergerak cepat untuk meredam situasi.

Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati turun langsung ke lokasi, menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk melakukan dialog dengan warga.

"Kami bergerak cepat sejak awal. Kapolres bersama Wakil Bupati sudah turun langsung ke lapangan, mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk berdialog dan meredam situasi. Ini bagian dari pendekatan yang kami lakukan agar kondisi segera kondusif,"  jelasnya.

Tidak hanya itu, upaya penanganan terus diperkuat. Pada hari yang sama, jajaran pimpinan Polda Riau bersama pemerintah daerah kembali menuju Panipahan guna memastikan stabilitas benar-benar terjaga.

Wakapolda Riau, Irwasda, serta Kabid Propam turut diterjunkan bersama Bupati untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat.