Ricuh di Panipahan Mereda, Polisi Pastikan Situasi Aman

Kepala-Bidang-Humas-Zahwani-Pandra.jpg
Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, ROHIL – Aksi penyampaian aspirasi masyarakat di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, berujung ricuh dengan perusakan rumah yang diduga terkait peredaran narkotika, Jumat, 10 April 2026. Meski sempat memanas, polisi memastikan kondisi saat ini telah kembali kondusif.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, aksi awalnya berlangsung damai dan diterima langsung oleh jajaran kepolisian.

“Aspirasi masyarakat diterima secara terbuka oleh Kapolsek Panipahan bersama jajaran Polres Rokan Hilir sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Pandra, Sabtu, 11 April 2026.

Massa sekitar 150 orang menyampaikan tuntutan terkait dugaan maraknya peredaran narkotika di wilayah tersebut. Namun, situasi berubah usai aksi, ketika sekelompok warga mendatangi rumah seorang warga berinisial A yang diduga terkait jaringan narkoba.

Di lokasi, massa melakukan pelemparan, mengeluarkan barang dari dalam rumah, hingga membakarnya di depan rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.


Aparat gabungan yang berada di lokasi segera melakukan pendekatan persuasif untuk meredam situasi. Sekitar pukul 20.00 WIB, kondisi berhasil dikendalikan dan massa membubarkan diri.

Pasca kejadian, Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati turun langsung ke lokasi untuk melakukan mediasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Hasilnya, disepakati bahwa seluruh persoalan akan diselesaikan melalui jalur hukum.

Pandra menegaskan, Kapolda Riau telah memerintahkan evaluasi menyeluruh serta penanganan serius terhadap laporan masyarakat terkait peredaran narkotika. Tim internal juga diterjunkan untuk melakukan audit investigasi.

“Seluruh pihak yang terlibat dalam aksi anarkis maupun dugaan provokasi akan diproses sesuai hukum berdasarkan alat bukti yang sah,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak melanggar hukum. Saat ini, kondisi di Panipahan disebut telah kembali normal dan aktivitas warga berjalan seperti biasa.

Sementara itu, penghuni rumah yang dirusak dilaporkan selamat. Perbaikan rumah tengah dilakukan, dan korban untuk sementara tinggal di lokasi lain.