Kapolri Resmikan 27 Jembatan Merah Putih di Kampar, 83 Lagi Segera Dibangun

Kapolri-resmikan-jembatan-di-kampar.jpg
Peresmian 27 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap I di Kabupaten Kampar, Riau. (Dok. Brimobda Riau)

RIAU ONLINE, KAMPAR - Polri mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui peresmian 27 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap I serta ground breaking pembangunan 83 jembatan Tahap II di Kabupaten Kampar, Riau.

Peresmian dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, didampingi oleh Komandan Korps Brigade Mobil (Dankorbrimob). 

Kehadiran jajaran pimpinan Polri tersebut menegaskan keseriusan institusi dalam mengambil peran strategis mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor infrastruktur.

Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kontribusi Polri dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. 

Ia menyebut, pembangunan jembatan tidak hanya sekadar menghadirkan akses fisik, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses transportasi.

"Pembangunan infrastruktur bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, namun membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk Polri. Melalui program ini, kami berharap manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar Kapolri.


Menurutnya, keberadaan jembatan-jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas barang dan jasa, mempersingkat waktu tempuh, serta mendorong aktivitas ekonomi lokal. 

Dengan terbukanya akses, masyarakat di wilayah terpencil dapat lebih mudah menjangkau pusat-pusat ekonomi, pendidikan, maupun layanan kesehatan.

Kegiatan ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol diresmikannya 27 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap I.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan 83 jembatan pada Tahap II.

Program Jembatan Merah Putih Presisi sendiri merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pemerataan pembangunan nasional, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan peningkatan akses infrastruktur.

Melalui program berkelanjutan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dimulainya Tahap II, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.