RIAU ONLINE, PELALAWAN - Pemerintah akan melakukan pemulihan lahan seluas 81 ribu hektare di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), di Kabupaten Pelalawan, Riau, sebagai habitat Gajah Sumatera yang populasinya terus menurun.
Hal ini disampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau kawasan tersebut bersama Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi, untuk memastikan upaya pemulihan kawasan konservasi gajah berjalan optimal.
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memulihkan populasi satwa dilindungi tersebut.
"Tadi disampaikan oleh Dinas Kehutanan Riau bahwa saat ini kawasan gajah yang populasinya sudah sangat sedikit ini tentunya harus diberikan habitatnya kembali, ruangnya kembali,” kata Kapolri, dilansir dari Liputan6.com, Rabu, 18 Maret 2026.
Kapolrimenegaskan kepolisian akan terus menjaga kawasan konservasi serta menindak tegas pelaku kejahatan terhadap satwa dan perusakan hutan.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Polda Riau dalam mengungkap kasus kematian dan pencurian gading gajah yang terjadi sebelumnya.
"Tolong dilakukan tindakan tegas sehingga populasi gajah yang tinggal sedikit ini betul-betul bisa tetap terjaga dan lestari dan kemudian wilayah konservasinya juga kemudian sesuai dengan populasi gajah sehingga bisa berkembang," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi, mendorong pemulihan kawasan TNTN agar kembali sesuai fungsinya sebagai taman nasional yang melindungi flora dan fauna.
Ia juga mengingatkan agar proses relokasi masyarakat yang berada di dalam kawasan dilakukan secara humanis tanpa kekerasan, serta didahului dengan penyediaan tempat relokasi yang layak.
"Jangan belum apa-apa sudah diusir-usir. Jadi kita sama-sama menjaga kelestarian daripada taman nasional ini juga masyarakat yang tinggal di dalamnya," katanya.
Selain itu, ia meminta Kementerian Kehutanan Republik Indonesia untuk memperkuat pengawasan dengan menggandeng Mabes Polri, mengingat keterbatasan jumlah polisi hutan di kawasan tersebut.
"Ini luasnya 81.000 (hektare) sedangkan polisi hutan hanya di sini berapa? 23 (orang). Bagaimana bisa mengawasi luas sebegitu luasnya? Mungkin bisa minta bantuan Pak Kapolri, bisa menugaskan Pak Kapolda bagaimana supaya ikut mengawasi menjaga kelestarian daripada taman nasional ini," ujarnya.
Dengan luas kawasan yang mencapai puluhan ribu hektare, penguatan pengawasan dan penegakan hukum dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Tesso Nilo serta habitat gajah Sumatera.

