RIAU ONLINE, PEKANBARU – Sebuah video berdurasi sekitar 12 detik yang diunggah di media sosial TikTok viral dan menjadi perbincangan warganet. Video tersebut diunggah oleh akun @kel7801 dan menampilkan seorang pengendara yang diduga sedang diberhentikan oleh anggota Polisi Lalu Lintas di Jalan Riau Ujung, Pekanbaru, Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam keterangan video tersebut disebutkan bahwa pengendara merasa ditahan meskipun mengaku seluruh kelengkapan berkendara sudah dipenuhi. Video itu pun langsung menyedot perhatian publik dan memicu beragam komentar dari warganet.
Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 177 ribu kali, mendapatkan lebih dari 5.000 tanda suka, serta dibagikan sebanyak 831 kali oleh pengguna TikTok lainnya.
Banyaknya interaksi tersebut membuat peristiwa ini semakin ramai diperbincangkan. Dalam kolom komentar, sejumlah warganet mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat berhadapan dengan oknum polisi lalu lintas di Kota Pekanbaru. Bahkan, beberapa di antaranya menyinggung lokasi yang diduga berada di kawasan Jalan Riau.
Salah satu akun bernama Buna mengaku pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan saat diberhentikan polisi di lokasi tersebut.
“Pernah ditilang polisi di Jalan Riau Pekanbaru, berdua sama teman cewek. Aku mau keluarkan HP diminta jangan keluarkan HP, katanya tidak usah telepon-telepon, kita selesaikan di sini. Aku malas ribut, ujungnya bayar di tempat dan dilepasin. Sekarang kalau lihat dia di sana bawaannya kesal,” tulisnya.
Komentar serupa juga datang dari warganet lainnya yang menilai praktik penilangan di kawasan tersebut sering terjadi.
“Ini Jalan Riau, dari tadi sore bolak-balik depan kantor lebih dari 10 kali,” tulis akun Ade.
“Jalan Riau ujung, tidak heran,” komentar akun Ziro disertai emotikon tertawa.
Sementara akun lain menyebut bahwa pengendara sering diberhentikan meskipun merasa telah melengkapi seluruh dokumen berkendara.
“Pasti ini di Jalan Riau, kalau di situ tidak heran. Semuanya lengkap masih juga ditahan, bahkan dimintai uang,” tulis Wahyu.
Komentar bernada sinis juga muncul dari beberapa warganet yang mengaitkan kejadian tersebut dengan momentum menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
“Maklum, mau Lebaran,” tulis salah satu akun.
“Kurang ya gaji mereka sampai segitunya,” tulis akun lainnya.
Meski demikian, tidak semua komentar menyudutkan aparat kepolisian.
Beberapa warganet justru memberikan pembelaan dan mengingatkan bahwa polisi tidak mungkin melakukan penilangan tanpa adanya pelanggaran.
“Suara motor abang saja tidak standar,” tulis akun aoj.
“Lengkap belum tentu benar,” komentar akun Can.
“Ada salahnya pasti, kalau tidak salah tidak mungkin ditilang,” tulis akun Bron.
Bahkan ada juga yang menyebut kemungkinan adanya pelanggaran lalu lintas yang tidak terlihat secara kasat mata.
“Dipastikan ada salahnya, ini mungkin pelanggaran tak kasat mata,” tulis akun lainnya.
Menanggapi viralnya video tersebut, RIAUONLINE telah mencoba mengonfirmasi kepada pihak Polisi Lalu Lintas terkait kronologi sebenarnya dari peristiwa yang terjadi dalam video tersebut.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian yang viral di media sosial tersebut.

