Banyak Lampu Jalan Mati, Rumbai Jadi Daerah Rawan Kriminalitas Hingga Kecelakaan

pju.jpg
Ilustrasi lampu jalan (istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Firmansyah, menyoroti masih banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi di sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru.

Kondisi tersebut dinilai meresahkan masyarakat karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan hingga tindak kriminalitas.

Menurut Firmansyah, keluhan terkait minimnya penerangan jalan kerap disampaikan warga kepada DPRD, terutama di kawasan padat aktivitas kendaraan pada malam hari.

Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya ruas Jalan Jenderal Sudirman ujung setelah Jembatan Siak 4 menuju Jalan Sembilang.

Kemudian kawasan Bundaran Chevron hingga Jalan Paus dan sepanjang Jalan Yos Sudarso disebut belum kembali dipasangi lampu jalan sejak proyek pelebaran jalan yang dilakukan beberapa tahun lalu.

“Ini sangat memprihatinkan. Ada ruas jalan yang memang tidak memiliki lampu penerangan sama sekali, sementara di titik lain lampunya ada tetapi tidak menyala,” ujarnya.


Ia menjelaskan, sejumlah lampu jalan yang mati disebabkan berbagai faktor, mulai dari kerusakan lampu hingga hilangnya kabel instalasi. Kondisi tersebut membuat sejumlah ruas jalan menjadi gelap pada malam hari.

Menurutnya, situasi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga membuka peluang bagi pihak tidak bertanggung jawab melakukan aksi kriminal.

“Ketika jalan gelap, tentu rawan dimanfaatkan untuk tindak kejahatan. Ini yang menjadi perhatian serius kami,” katanya.

Atas kondisi tersebut, DPRD meminta Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) segera melakukan perbaikan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan secara menyeluruh.

Ia secara khusus meminta Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru untuk melakukan pendataan ulang terhadap seluruh titik lampu jalan yang tidak berfungsi.

Firmansyah menegaskan, penerangan jalan merupakan fasilitas dasar yang sangat penting bagi keselamatan masyarakat, sehingga tidak boleh diabaikan.

“Kami minta Dishub segera memperhatikan dan menindaklanjuti lampu-lampu yang mati ini agar keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.