RIAU ONLINE, PELALAWAN - Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Agustatius Sitepu, mengajak tokoh agama Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) untuk turut ambil bagian dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Ajakan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Danrem 031/WB ke Kantor Klasis GBKP Riau-Sumbar lewat dialog konstruktif.
Brigjen Agustatius Sitepu menekankan bahwa peran tokoh agama sangat strategis dalam menjaga stabilitas dan kedamaian wilayah, khususnya di Provinsi Riau yang memiliki tingkat keberagaman masyarakat cukup tinggi.
Agustatius menyebut, sinergi antara TNI dan elemen keagamaan menjadi kunci dalam membangun komunikasi yang sejuk di tengah berbagai persoalan sosial dan lingkungan.
"Kami berharap sinergi antara TNI dan tokoh agama terus terjalin dengan baik. Dukungan moral serta peran aktif para pemuka agama sangat penting dalam menjaga situasi wilayah tetap kondusif," ujar Danrem, Minggu, 22 Februari 2026.
Secara khusus, ia menyoroti persoalan di kawasan TNTN yang hingga kini masih menjadi perhatian berbagai pihak. Menurutnya, pendekatan keamanan semata tidak cukup tanpa dibarengi pendekatan sosial dan moral melalui tokoh masyarakat dan agama.
Ia menegaskan, pihaknya membutuhkan dukungan semua pihak dalam membantu penyelesaian persoalan di kawasan TNTN, termasuk gereja.
"Peran tokoh agama dalam memberikan pemahaman kepada jemaat dan masyarakat akan sangat membantu terciptanya solusi yang damai dan berkelanjutan," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Tanpa situasi yang aman dan harmonis, program pembangunan tidak akan berjalan optimal.
Sementara itu, Ketua Klasis GBKP Riau-Sumbar, Pdt Soni Petrus Sembiring, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Danrem 031/WB terhadap peran gereja dalam kehidupan bermasyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Danrem beserta rombongan. Ini menjadi kehormatan sekaligus penguatan bagi kami bahwa gereja memiliki peran penting dalam menjaga kedamaian dan persatuan," ungkapnya.
Soni menegaskan, GBKP siap mendukung tugas-tugas TNI dalam menjaga stabilitas wilayah, termasuk membantu menciptakan suasana damai di tengah masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara unsur TNI dan tokoh agama adalah bagian penting dalam memperkuat persatuan.
"Gereja siap berkontribusi sesuai kapasitas kami, khususnya dalam memberikan edukasi moral dan spiritual kepada jemaat agar tetap menjaga ketertiban dan kedamaian," pungkasnya.

