RIAU ONLINE, PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Masrial (36), petugas pengecatan marka jalan yang menjadi korban kecelakaan tabrak lari saat menjalankan tugas di simpang Jalan Paus–Tuanku Tambusai, Rabu 28 Januari 2026 dini hari.
Masrial merupakan petugas dari perusahaan vendor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru. Saat kejadian, korban bersama tiga rekan lainnya tengah melakukan pekerjaan pengecatan marka jalan.
Namun nahas, sebuah kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak para petugas. Masrial meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengemudi kendaraan tersebut melarikan diri.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pekanbaru, saya menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya almarhum Masrial. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil,” ujar Agung Nugroho.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian Pemerintah Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mendampingi keluarga korban. Ia juga memastikan pemenuhan hak-hak keluarga yang ditinggalkan.
Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjut Agung, menjamin keberlanjutan pendidikan kedua anak almarhum hingga selesai, serta memberikan bantuan dan pendampingan bagi istri korban.
“Terkait kejadian ini, saya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Informasi berupa plat nomor kendaraan sudah dikantongi,” tegasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Sunarko, menjelaskan bahwa peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, empat petugas tengah bekerja di lokasi dan tidak sempat menghindar dari kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.
“Seorang petugas bernama Masrial meninggal dunia di tempat, sementara satu petugas lainnya mengalami luka ringan. Kendaraan melaju sangat kencang sehingga jenis mobil belum dapat dipastikan. Diduga pengemudi dalam kondisi tidak normal, dan plat nomor kendaraan ditemukan terlepas di lokasi kejadian,” jelas Sunarko.
Kasus tabrak lari tersebut kini ditangani oleh pihak kepolisian untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan proses hukum berjalan secara adil.

