RIAU ONLINE, SIAK - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 05 Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau, tak diantar oleh Satuan Pelaksana Penyedia Gizi (SPP) Rawang Kao, akibatnya sebanyak 200 murid menahan lapar hingga pulang.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026 lalu, di mana sejumlah orang tua murid menyayangkan kondisi ini karena sebagian besar murid tidak membawa bekal maupun uang saku karena selama ini mengandalkan MBG.
“Anak kami berangkat sekolah tanpa bekal karena percaya ada MBG. Tapi ternyata tidak datang, mereka menahan lapar sampai pulang,” ungkap salah seorang wali murid dengan nada kecewa. Selasa 20 Januari 2026.
Salah seorang anggota SPPG, Vian, membenarkan peristiwa tersebut. Ia berdalih akibat kekurangan sopir pengantaran, sehingga distribusi ke SDN 05 Lubuk Dalam tidak tercover.
“Sebetulnya bukan tidak diantar, tapi karena kurang anggota, saat hendak diantar ke sekokah itu pada sudah pulang,” ujar Vian.
Kemudian, lanjut kata Vian, 200 porsi MBG yang batal diantar sebagian dikonsumsi oleh anggota pekerja.
"Batal diantar, jadi sebagian di makan sama anggota, " Tuturnya.
Vian mengaku pihaknya telah berkomunikasi dengan sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dan akan menggandakan jatah MBG pada hari berikutnya.
“Sesuai kesepakatan akan kami dobel. Ini menjadi evaluasi bagi kami agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.
Peristiwa ini dinilai mencederai tujuan utama program MBG, yakni memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang layak. Terpisah, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebelumnya telah menegaskan bahwa program MBG tidak boleh dijalankan setengah hati, apalagi sampai merugikan anak-anak.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi masa depan bangsa. Tidak boleh ada anak sekolah yang lapar karena kelalaian atau ketidak disiplinan pelaksana,” tegas Presiden Prabowo dalam pernyataan resminya terkait pelaksanaan MBG.
Presiden juga meminta seluruh pihak pelaksana di daerah bertanggung jawab penuh dan memastikan distribusi berjalan tepat waktu serta tepat sasaran.

