RIAU ONLINE, PEKANBARU - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan menggelar kegiatan tausiah keagamaan di Masjid At-Taubah, Senin,19 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi momen spiritual yang sarat makna, diikuti dengan penuh antusias oleh jajaran petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tergabung dalam program santri di Lapas Narkotika Rumbai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Riau, Suroto, yang didampingi langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, bersama pejabat struktural dan seluruh jajaran petugas.
Suasana religius terasa sejak awal acara yang dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu WBP, dilanjutkan dengan penampilan Grup Rebana Al-Hijrah yang beranggotakan santri binaan Lapas, menambah kekhusyukan peringatan Isra Mikraj tahun ini.
Dalam sambutannya, Suroto menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk merenungkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur dari perjalanan agung Nabi Muhammad SAW.
Suroto mengajak seluruh jajaran dan WBP untuk menjadikan peristiwa Isra Mikraj sebagai sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, mengajak seluruh WBP dan petugas untuk terus meningkatkan kualitas ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Dengan kegiatan ini, mari kita tanamkan komitmen kita dalam memperbaiki perilaku, serta senantiasa menumbuhkan sikap optimis dalam menjalani kehidupan, baik selama masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat," peran Reinhard kepada WBP dan petugas Lapas.
Reinhard juga tidak lupa mengajak warga binaan agar dapat berkontribusi dan memberikan manfaat setelah kembali ke masyarakat jika bebas nanti.
"Setelah keluar nanti, jadilah manusia yang dapat memberi manfaat kepada orang lain, dan jangan pernah terfikir untuk kembali kesini, tanamkan itu pada diri kalian," pungkasnya.
Kegiatan selanjutnya Puncak kegiatan diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz KH. Kasmidin, LC, M.Ag.
Dalam ceramahnya, Kasmidin mengulas secara mendalam hikmah besar di balik peristiwa Isra Mikraj, mulai dari latar belakang terjadinya peristiwa tersebut hingga pesan-pesan spiritual yang relevan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan gaya penyampaian yang ringan, komunikatif, dan diselingi humor, Kasmidin berhasil menciptakan suasana hangat namun tetap sarat dengan nilai keimanan.
Kasmidin menekankan pentingnya meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai sumber kekuatan iman, motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, serta landasan untuk menghadapi berbagai ujian kehidupan dengan kesabaran dan keteguhan hati.

