Berpotensi Triliunan, DPRD Riau Nilai Lima Sektor Pajak Bisa Dongkrak PAD Riau

Wakil-Ketua-DPRD-Riau-Budiman-Lubis.jpg
Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Budiman Lubis mengatakan, potensi pendapatan yang bisa diraih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dari optimalisasi 5 sektor pajak, bisa mencapai triliunan rupiah. 

5 objek pajak tersebut yaitu pajak kendaraan, pajak rokok, pajak bahan bakar minyak, pajak kekayaan alam dan Pajak Air Permukaan (PAP).

"Ada lima objek pajak yang menurut kita masih bisa dioptimalkan pendapatannya. Misalnya PAP dari perkebunan kelapa sawit, kalau di Sumbar pajak ini bisa mencapai Rp600 miliar, maka Riau seharusnya bisa mendapatkan triliunan rupiah dari pajak ini," ujarnya, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menjelaskan, walaupun jika dihitung satu persatu pajak-pajak ini hanya memberikan kontribusi kecil bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun jika digabungkan maka jumlahnya cukup besar. 


Optimalisasi 5 objek pajak ini menjadi harapan bagi Pemprov Riau untuk menutupi kekurangan anggaran akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat. 

"Kalau 5 objek pajak ini bisa kita optimalkan, kita tidak perlu lagi bergantung ke TKD," jelasnya.

Sementara itu, Pemprov Riau juga akan mendapatkan anggaran yang cukup untuk membangun infrastruktur dan mengembangkan perekonomian daerah di Riau. 

"Saya yakin dengan pendapatan pajak kita yang maksimal, pembangunan infrastruktur, jalan, jembatan pasti bisa kita anggarkan. Kita tentu tetap memperjuangkan TKD sebagai hak daerah, tetapi tidak perlu bergantung dengan dana itu lagi," pungkasnya.