Pecah Rekor, 6.080 Orang Menari Zapin Meskom Berkebaya Laboh Kekek

Tari-zapin-rekor-di-pekanbaru.jpg
Ribuan orang usai melaksanakan Tari Zapin di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Minggu pagi, 11 Januari 2026. (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Sebanyak 6.080 orang dari berbagai organisasi wanita dan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Provinsi Riau ambil bagian dalam pagelaran Tari Zapin Meskom Berkebaya Laboh Kekek yang digelar Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Riau, di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Minggu pagi, 11 Januari 2026. 

Pagelaran budaya tersebut awalnya ditargetkan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Namun, Tari Zapin Meskom Berkebaya Laboh Kekek justru berhasil dicatat sebagai rekor dunia, sebagai satu-satunya Tari Zapin Meskom dengan jumlah peserta terbanyak.

Senior Manajer Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI), Triyono, mengatakan Tari Zapin Meskom yang telah tercatat sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO tidak dapat dicatat sebagai rekor Indonesia, melainkan langsung dicatatkan sebagai rekor dunia.

“Tari Zapin Meskom sudah tercatat sebgai warisan dunia tak benda oleh Unesco sehingga tidak dicatat sebagai rekor indonesia melainkan rekor dunia,” ujarnya.


Ketua Umum BKOW Provinsi Riau, Adrias, mengungkapkan pihaknya tidak menyangka pagelaran yang awalnya bertujuan melestarikan budaya Melayu tersebut mampu menorehkan prestasi hingga tingkat dunia. Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta serta berbagai pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengaku bangga Tari Zapin Meskom Berkebaya Laboh Kekek dapat tercatat dalam rekor dunia dan mengharumkan nama Provinsi Riau di kancah internasional.

SF Hariyanto berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai upaya memperkenalkan budaya Melayu kepada dunia sekaligus menjaga agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.