Polda Riau Diduga Abaikan Surat Telegram Kapolri, Sertijab Pejabat Strategis Molor

Kantor-Polda-Riau2.jpg
Kantor Polda Riau (DEFRI CANDRA/RIAUONLINE.CO.ID)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Polda Riau belum melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolres. Padahal, Kapolri telah mengeluarkan surat telegram mutasi sejak pertengahan Desember 2025 lalu.

Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025, secara tegas disebutkan bahwa para Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri yang tercantum dalam keputusan mutasi wajib segera melaksanakan tugas jabatan baru paling lambat 14 (empat belas) hari terhitung sejak tanggal mutasi ditetapkan.

"Para Pati dan Pamen Polri tersebut segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat empat belas hari terhitung mulai tanggal (TMT) ditetapkannya keputusan mutasi," demikian bunyi kutipan dalam surat telegram tersebut, dikutip RIAU ONLINE.

Namun hingga awal Januari 2026, Polda Riau belum juga menggelar sertijab untuk sejumlah posisi strategis yang telah dimutasi, sehingga memunculkan dugaan adanya pengabaian terhadap instruksi pimpinan tertinggi Polri.

Salah satu jabatan yang belum dilakukan sertijab adalah Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Riau, yang seharusnya telah diserahterimakan kepada Kombes Pol Anom Karibianto. 

Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait jadwal pelantikan maupun alasan keterlambatan tersebut.


Sementara itu, jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Riau sebelumnya diemban oleh Kombes Pol Annissula M. Ridho telah lebih dulu melaksanakan sertijab dan resmi dimutasi ke Polda Sumatera Barat. Posisi tersebut digantikan oleh Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang, namun proses transisi di internal Polda Riau dinilai belum berjalan optimal.

Kondisi lebih mencolok terjadi pada jabatan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau. Pejabat lama, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, telah resmi melaksanakan sertijab dan menempati jabatan baru di Polda Kepulauan Riau. Hingga kini, kursi Dirlantas Polda Riau masih dalam kondisi kosong. 

Berdasarkan keputusan mutasi, posisi tersebut akan diisi oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, akan tetapi, hingga berita ini diterbitkan, sertijab belum juga dilaksanakan sehingga Kombes Jeki belum secara resmi menjabat sebagai Dirlantas Polda Riau.

Tak hanya itu, dampak domino dari belum dilaksanakannya sertijab juga berimbas pada jabatan Kapolresta Pekanbaru yang baru, serta sejumlah Kapolres di wilayah hukum Polda Riau, di antaranya Kabupaten Siak, Bengkalis, Indragiri Hulu (Inhu), dan Kuantan Singingi (Kuansing). Seluruhnya masih menunggu kejelasan proses serah terima jabatan. 

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait efektivitas roda organisasi dan kesinambungan kepemimpinan di tubuh Polda Riau, terutama pada jabatan-jabatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan penegakan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto belum memberi tanggapan saat dimintai konfirmasi oleh RIAU ONLINE terkait alasan keterlambatan pelaksanaan sertijab tersebut.