Plt Gubernur Riau Wacanakan Pelebaran Jalan HR Soebrantas

Tinjau-Gereja-dan-Pos-PAM-MTQ-Forkopimda-Riau-Tegaskan-Sinergi-Jaga-Nataru-Kondusif.jpg
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto . (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Plt Gubernur Provinsi Riau SF Hariyanto mewacanakan pelebaran Jalan HR Soebrantas, yang menjadi akses dari dan ke Sumatera Barat serta menuju gerbang tol Dumai dan Rengat. 

Ia menjelaskan, kebijakan ini akan diambil untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di ruas jalan tersebut. Menurutnya, pelebaran sejumlah ruas jalan, harus dilakukan oleh pemerintah saat ini agar dapat segera dinikmati hasilnya di masa depan. 

"Kalau tidak kita mulai sekarang, kapan lagi?," ujarnya, Rabu, 7 Januari 2025. 

Ia menjelaskan, Jalan HR Soebrantas direncanakan akan dilebarkan pada tahun ini. Pemprov Riau sudah bersinergi dan berkoordinasi dengan Universitas Riau dan Universitas Islam Riau untuk mendapatkan hibah dari sebagian lahan universitas tersebut.

Tak tanggung-tanggung, pelebaran jalan diwacanakan mencapai 11 hingga 12 meter beserta dengan pembuatan sistem drainase selebar 3 meter agar jalan tersebut menjadi lebih luas, sekaligus bebas banjir. 


"Nanti kita buatkan prototipenya. Lebar jalan 11 sampai 12 meter, paritnya tiga meter," jelasnya.

Selain Jalan HR Soebrantas, SF juga merencanakan pelebaran jalan Sisingamangaraja serta di kawasan Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Pepaya.

SF berencana menembuskan Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Pepaya sehingga area jalan menjadi lebih lebar. Terkait rencana ini, pihaknya akan memindahkan terlebih dahulu Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) ke lokasi baru.

"Nanti Kantor BBWS pindah ke aset kita di Jalan Hang Tuah. Gedung Kantor BBWS di Jalan Cut Nyak Dien kita bongkar, nanti di belakangnya juga kita bebaskan agar tembus Jalan Pepaya," jelasnya. 

SF berharap agar wacana ini bisa segera diwujudkan sehingga jalanan kota di Riau menjadi lebih lapang untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di masa mendatang.

"Karena kondisi jalan 20 tahun lagi kita tak tau seperti apa padatnya, karena setiap tahun jumlah kendaraan bertambah ribuan, sementara tidak ada penambahan pelebaran jalan. Tentu jika tidak kita siapkan sekarang kapan lagi," pungkasnya.