RIAU ONLINE, SIAK — Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar menyentil Bupati Siak, Afni Zulkifli dengan pernyataan menohok.
Pernyataan ini disampaikan Syamsuar saat menghadiri Silaturahmi dan Konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak, Selasa, 6 Januari 2026.
“Kurangin berkicau sikit, Bu. Soal bagaimanapun, suara kicau ini juga mempengaruhi. Setidaknya jangan sebagai pemimpin kita membuat diri risau pada masyarakat,” kata Syamsuar, di hadapan Plt Gubernur Riau SF Harinyanto, Ketua DPRD Riau Kaderismanto, serta Mantan Bupati Siak Arwin.
Dalam kesempatan tersebut, Syamsuar juga yang pernah menjabat sebagai Bupati Siak periode 2011-2019 tersebut mengingatkan Afni bahwa pernyataan kepala daerah bisa mempengaruhi kondisi psikologis masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa pemimpin harus siap menghadapi berbagai situasi di lapangan, bahkan hingga kondisi tersulit.
“Sebagai pemimpin ini kita siap berjuang dalam keadaan apa pun. Waktu Covid dulu, dua tahun itu, tanyalah Pak SF, kita tunggang langgang. Ada duit, barang tak ada. Sampai beli barang pun harus dari luar negeri,” ujarnya.
Syamsuar menyebut bahwa tantangan kondisi keuangan daerah yang saat ini dihadapi Kabupaten Siak juga dialami oleh daerah lainnya.
"Ini bukan daerah kita saja seperti ini, semua daerah mengalami. Kalau di kota banyak kendaraan banyak yang bayar pajak, kalau Siak ini kadang mobilnya dari pekanbaru juga, kecuali diubah plat seri S semuanya, mungkin banyak PAD,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Syamsuar juga mendorong koordinasi dengan pemerintah tingkat provinsi dalam upaya peningkatan penerimaan daerah.
“Kalau bisa nanti pembuktiannya minta bantuan Pak Gubernur, Pak Bupati, supaya nanti opsennya bisa bertambah lagi di masa yang akan datang. Tapi ini memang undang-undang,” pungkasnya.

