RIAU ONLINE, PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Riau merilis capaian kinerja dan evaluasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) sepanjang tahun 2025.
Data menunjukkan dinamika yang signifikan, di mana meski angka pelanggaran lalu lintas melonjak tajam, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan justru menunjukkan tren penurunan yang positif. Dalam laporan tahunan tersebut, tercatat terjadi kenaikan drastis pada angka pelanggaran lalu lintas (Gar Lantas).
Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 190.767 perkara, naik sebesar 24,6 persen atau bertambah 37.667 perkara dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 153.100 perkara. Menanggapi hal ini, Ditlantas Polda Riau telah menggencarkan ribuan kegiatan preemtif dan preventif.
Tercatat ada 17.280 kegiatan Sosialisasi Kamseltibcar dan jumlah yang sama untuk Kampanye Keselamatan.
Program-program berbasis komunitas dan pendidikan juga menjadi ujung tombak, seperti:
-
Police Go To School ada 1.040 kegiatan
-
Polisi Sahabat Anak & Taman Lalu Lintas masing-masing 520 kegiatan
-
Safety Driving & Riding ada 156 kegiatan
Data kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tahun 2025 menunjukkan angka 2.454 perkara, naik 17,1 persen dari tahun sebelumnya.
Namun, poin yang paling krusial adalah penurunan jumlah fatalitas. Korban meninggal dunia (MD) pada tahun 2025 berjumlah 550 orang, turun sebanyak 7 orang atau 1,1 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 557 jiwa.
Secara kewilayahan, Polresta Pekanbaru menjadi wilayah dengan tingkat kecelakaan tertinggi di jajaran Polres se-Riau dengan 834 kasus, disusul oleh Kampar 382 kasus dan Siak 207 kasus.
Salah satu terobosan paling menarik yang dilakukan Polda Riau adalah inisiasi ajang Drag Bike Polda Riau. Program ini bukan sekadar perlombaan, melainkan upaya strategis untuk memfasilitasi minat dan bakat pemuda sekaligus menekan aksi balap liar yang meresahkan.
"Drag Bike ini adalah ajang resmi yang kami siapkan untuk membina bakat muda. Kami ingin mengubah energi negatif dari balap liar di jalanan menjadi prestasi di lintasan resmi," ujar Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, Minggu, 28 Desember 2025.
Pelanggaran ada 190.767 perkara, kecelakaan 2.454 perkara dan orban meninggal dunia ada 550 Jiwa.

