Rangkaian Peristiwa Ini Guncang Keamanan Warga Riau Jelang Akhir Tahun

kafe-diserang-geng-motor.jpg
Kafe di Marpoyan Damai, Pekanbaru, diserang kelompok diduga geng motor. (Tangkapan layar/Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, didera rangkaian peristiwa yang memicu keresahan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Alih-alih menyambut momentum libur panjang dengan tenang, masyarakat justru dikejutkan oleh berbagai peristiwa yang mengancam keamanan. 

Rangkaian kejadian serius menjadi sorotan tajam karena terjadi secara beruntun di penghujung Desember 2025. Mulai dari kaburnya tahanan dari pengawalan polisi di Rokan Hilir, tragedi kebakaran hotel yang merenggut nyawa di Pekanbaru, hingga aksi brutal geng motor yang terekam kamera warga, semuanya menciptakan tuntutan besar bagi aparat penegak hukum untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

1. Tahanan Kasus Pencurian Kabur dari Polres Rohil

Institusi kepolisian di Riau diguncang kabar kaburnya Hendri, seorang tahanan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Polres Rohil pada Rabu, 10 Desember 2025. Insiden ini terjadi saat pelaku tengah dibawa menuju Ruang Unit I Pidana Umum untuk pemeriksaan.

Hendri melarikan diri melalui jendela kamar mandi usai meminta izin kepada petugas pengawal.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, menyebutkan bahwa pelaku meninggalkan pakaian tahanannya di lokasi, memperkuat dugaan bahwa aksi ini telah direncanakan dengan matang. 

"Benar, telah terjadi pelarian satu orang tahanan dari Polres Rokan Hilir. Yang bersangkutan bernama Hendri," ujar Kombes Pol Anom dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 18 Desember 2025 lalu.

2. Tamu Hotel New Hollywood Tewas dalam Kebakaran


Sabtu dini hari, 20 Desember 2025, menjadi momen kelam bagi tamu Hotel New Hollywood di Jalan Kuantan, Pekanbaru. Kebakaran hebat yang melanda bangunan tersebut merenggut nyawa seorang pengunjung bernama Nadia Yunitri dan menyebabkan beberapa tamu lainnya luka-luka.

Raylilant, salah satu tamu, mengungkapkan kejanggalan di lokasi kejadian. Ia mengaku tidak mendengar alarm kebakaran berbunyi meski asap sudah mulai memenuhi lorong lantai 3.

Dugaan awal kebakaran disebut berasal dari satu kamar, kemungkinan akibat rokok, namun kondisi tersebut akhirnya berujung fatal.

Staf hotel dinilai tidak sigap dalam melakukan evakuasi darurat, bahkan terkesan santai saat api mulai membesar. Kejadian ini memicu desakan publik agar standar keamanan hotel di Pekanbaru diaudit total.

3. Teror Brutal Geng Motor di Marpoyan Damai

Aksi kekerasan jalanan kembali menghantui warga Pekanbaru. Pada 19 Desember 2025, sekelompok pemuda bersenjata balok besi melakukan penyerangan membabi buta terhadap sebuah kafe di Kecamatan Marpoyan Damai.

Video penyerangan berdurasi 53 detik yang viral memperlihatkan situasi mencekam saat geng motor mengepung lokasi dan menyerang karyawan serta pengunjung secara tiba-tiba.

"Mereka datang tiba-tiba, jumlahnya banyak, langsung menyerang karyawan kafe. Situasinya sangat mencekam," ujar seorang warga sekitar.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, memastikan timnya sudah turun ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti meski laporan resmi belum masuk. Warga berharap Tim RAGA Polda Riau kembali meningkatkan patroli untuk membasmi geng motor yang meresahkan.

"Untuk laporan resmi memang belum ada. Namun begitu, tim kami sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan informasi," ujarnya.

Pada akhirnya, deretan peristiwa ini menjadi cerminan bahwa keamanan merupakan harapan utama masyarakat di tengah hiruk-pikuk persiapan akhir tahun. Sinergi antara kewaspadaan warga dan kesigapan aparat di lapangan tentu menjadi kunci agar momen perayaan yang tersisa dapat berjalan lebih tenang dan kondusif.