Wali Kota Pekanbaru Minta Dinsos Cari Warga Kurang Mampu hingga Tengah Malam

Wako-Agung-Nugroho.jpg
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya memastikan bantuan sosial benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan penyaluran bantuan harus dilakukan secara merata, tepat sasaran, dan menyentuh kelompok masyarakat paling rentan.

Sebagai bentuk keseriusan, Agung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Junaedy, beserta jajaran untuk turun langsung ke lapangan, bahkan hingga tengah malam, guna mencari dan mendata warga kurang mampu.

“Saya minta Kadis Sosial dan jajaran tidak hanya turun pagi, siang, atau sore. Coba turun jam 11 malam sampai jam 2 pagi,” ujar Agung Nugroho, Selasa 16 Desember 2025.


Menurut Agung, pada jam-jam tersebut petugas dapat menemukan warga yang luput dari pendataan konvensional, seperti tunawisma yang terpaksa tidur di pinggir jalan, kolong bangunan, atau tempat umum karena tidak memiliki tempat tinggal layak.

Selain itu, ia juga menyoroti warga yang harus bekerja hingga larut malam demi memenuhi kebutuhan hidup, namun kerap tidak terdata sebagai penerima bantuan sosial.

“Mereka inilah yang harus dibantu, yang harus diselamatkan, dan yang harus didata. Jangan menunggu mereka datang meminta bantuan, tapi pemerintah yang harus aktif mencari mereka,” tegasnya.

Agung mengakui, hingga saat ini masih terdapat warga Pekanbaru yang hidup dalam keterbatasan, baik dari sisi ekonomi maupun hunian yang layak. Karena itu, ia menekankan pentingnya pendekatan proaktif agar program bantuan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita tidak boleh menutup mata. Apa yang kita lakukan harus benar-benar bermanfaat dan terasa oleh warga yang membutuhkan,” pungkasnya.