RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil DPRD Provinsi Riau Budiman Lubis meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memprioritaskan mitigasi dan sosialisasi bencana banjir di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Pasalnya kawasan tersebut merupakan titik paling rawan saat musim hujan.
"Edukasi dan sosialisasi kepada warga di daerah rawan, khususnya di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), harus menjadi prioritas. Sehingga, masyarakat itu sudah waspada dan memahami langkah-langkah saat bencana terjadi," ujarnya, Rabu, 10 Desember 2025.
Sementara itu, terkait peta 206 desa/kelurahan rawan banjir dan tanah longsor di 12 kabupaten/kota yang telah ditetapkan oleh Pemprov Riau. Budiman meminta agar mitigasi terus ditingkatkan.
"Kami minta agar peralatan seperti perahu evakuasi, alat penyelamatan, dan alat berat sudah tersedia di titik-titik rawan. Begitu pula dengan stok logistik dasar seperti makanan dan obat-obatan, harus terjamin aksesnya bagi korban terdampak," jelasnya.
Selain itu, Budiman juga meminta agar manajemen dana bencana lebih responsif tanpa terhambat prosedur birokrasi yang panjang.
"Karena dana ini harus cepat dalam merespons kebutuhan lapangan. Ini sangat menentukan keselamatan warga," jelasnya.
Disamping itu, koordinasi antara Pemprov Riau, Pemkab/Pemko, hingga kelurahan dan desa harus lebih kuat dan sinergis.
"Koordinasi antar pemangku kepentingan harus diperkuat. Koordinasi yang sinergis benar-benar penting untuk meminimalisir korban jiwa dan kerugian material jika bencana benar terjadi," pungkasnya.

