21 Unit Alat Berat Disiagakan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi di Riau

ady-afrizall.jpg
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal (muthi/RIAUONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiagakan 21 unit alat berat dan truk untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung di Riau. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal, mengatakan penyiagaan alat berat ini dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.

"Dalam tahap awal, kami juga melakukan sosialisasi, mendirikan posko siaga bencana, dan pemantauan berkoordinasi dengan Dinas PUPR," ujarnya, Jumat, 5 Desember 2025.

Ia menyebut, peralatan ini didistribusikan di sejumlah pos Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PUPR di 12 kabupaten/kota.


"Alat berat itu berupa 2 unit eskavator amfibi, 1 unit eskavator PC 200, 8 unit eskavator PC 130, dan 1 unit eskavator long arm. Selain itu, 6 unit motor grader dan 6 unit dump truk ikut disiagakan," jelasnya.

Selain dengan Dinas PUPR, BPBD juga koordinasi dengan manajemen Waduk PLTA Koto Panjang di Kampar. Elevasi air dalam Waduk tersebut merupakan indikator penting untuk potensi banjir. 

Komunikasi intensif juga dilakukan dengan BMKG untuk mendapatkan data terkini.

"Kita minta PLN untuk terus melaporkan secara update kondisi elevasi waduk. Begitu juga dengan teman-teman BMKG," pungkasnya.