RIAU ONLINE, PEKANBARU — Penelusuran terhadap dugaan kasus perundungan di salah satu SD Negeri di Pekanbaru masih terus dilakukan. Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru kembali menghimpun keterangan tambahan terkait insiden yang diduga berujung pada meninggalnya seorang murid berinisial MAR (13) pada pekan lalu.
Hingga kini, tim belum menemukan fakta baru yang dapat menguatkan kronologi perundungan tersebut. Padahal sebelumnya, TPF sempat mendapati indikasi terjadinya tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menegaskan TPF bekerja sesuai arahan Wali Kota untuk menggali seluruh informasi dari pihak-pihak terkait.
“Kita sudah bentuk TPF sesuai arahan Pak Wako. Tim ini bekerja mencari fakta tentang kejadian di sekolah itu,” ujar Masykur, Sabtu 29 November 2025.
Menurutnya, hingga kini proses pendalaman masih terus dilakukan. Ia menyebut, muncul banyak versi cerita yang berkembang di masyarakat maupun lingkungan sekolah, sehingga tim harus berhati-hati dalam menyimpulkan hasil sementara.
“Tim masih menghimpun fakta yang ada. Kami menyadari banyak versi kejadian yang muncul, sehingga semua informasi harus dicocokkan terlebih dahulu,” jelasnya.

