RIAU ONLINE, PEKANBARU - Perumda Air Minum Tirta Siak berencana melakukan pemutusan sambungan terhadap pelanggan golongan niaga yang tidak memanfaatkan layanan air secara optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Air Minum Tirta Siak Ingot Ahmad Hutasuhut menuturkan, hal ini merupakan salah satu upaya meningkatkan efisiensi pelayanan dan pengelolaan distribusi air bersih.
“Kami perlu melakukan penataan kembali terhadap pelanggan niaga yang tidak aktif memanfaatkan airnya,” kata Ingot, Senin, 3 November 2025.
Ingot menuturkan, langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi terhadap pelanggan yang tercatat aktif namun tidak menggunakan air dalam jumlah wajar, atau bahkan tidak melakukan pemakaian sama sekali dalam jangka waktu lama.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan inefisiensi dalam sistem distribusi serta menghambat upaya pemerataan suplai air ke pelanggan lain yang membutuhkan.
“Ini bukan semata-mata untuk memutus, tetapi bagian dari strategi efisiensi dan optimalisasi pelayanan,” imbuhnya.
Ingot menambahkan, langkah pemutusan ini akan dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan terlebih dahulu memberikan pemberitahuan resmi kepada pelanggan yang bersangkutan.
Selain itu, Tirta Siak juga membuka ruang komunikasi bagi pelanggan yang ingin mengaktifkan kembali sambungan airnya melalui mekanisme yang telah ditetapkan perusahaan.
“Kami tetap memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk melakukan klarifikasi atau mengajukan reaktivasi sambungan. Namun, prinsip efisiensi dan pemerataan pelayanan tetap menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.
Dengan kebijakan ini, Tirta Siak berharap dapat meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya air, memperbaiki rasio keuangan perusahaan dan memastikan bahwa setiap liter air yang didistribusikan benar-benar termanfaatkan oleh pelanggan aktif.

