RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Riau melangsungkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) 2025. Kali ini tim PKM memberikan penyuluhan di SMPN 11 Pekanbaru pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Kegiatan PKM menyasar siswa/i yang tergabung dalam ekstra kurikuler keIslaman di sekolah negeri, yang mengusung visi misi Sekolah Beriman dan Bertaqwa, yakni Rohis sekolah.
Rohis singkatan dari Kerohanian Islam yang berkegiatan sebagai refleksi dari kegiatan keagamaan di sekolah umum. Kegiatan bertujuan untuk internalisasi nilai-nilai syiar Islam melalui kegiatan pembinaan keagamaan Rohis.
Ketua Tim PKM, Dr. Idawati, S.Sos, M.I.Kom, menyampaikan bahwa adanya penyuluhan diharapkan siswa mampu mengamalkan agama yang diperoleh melalui proses belajar mengajar di sekolah
"Serta, mampu membentuk kepribadian yang agamis, berakhlak mulia, yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW," jelasnya.
Ia menilai, dalam implementasi program Rohis, saat ini terkesan masih kurang efektif, dikarenakan siswa masih belum memahami manajemen program Rohis yang kreatif berdasarkan kebutuhan anggota dan warga sekolah.
"Kemudian, di samping itu program yang sudah ada belum mampu mendapat dukungan sepenuhnya dari semua pihak," ujar Ida.
Terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Rohis sekolah, Dosen Fikom UIR memberikan solusi dengan memberikan penyuluhan berupa Workshop Edukatif bertema "Pembinaan Rohis Kreatif Inovatif Dalam Syiar Islam."
Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 11 Pekanbaru, yang dihadiri oleh 30 siswa/i SMPN 11 yang tergabung dalam pengurusan Rohis 2025 dan OSIS. Hadir pula Wakasek urusan Kurikulum dan Wakasek urusan Kesiswaan.
Tim Pengabdian dihadiri oleh dua orang dosen, dan empat orang mahasiswa. Kegiatan berlangsung selama 3 jam, dimulai pukul 09.00 sampai pukul 12.00, bertempat di ruangan Multimedia SMPN 11 Pekanbaru.
Ketua Tim PKM. Dr. Idawati, S.Sos, M.I.Kom, menyampaikan materi tentang Pembinaan Rohis, serta Merancang program Rohis Kreatif Dalam Syiar Islam.
"Sebagai seorang muslim, kita memiliki potensi untuk menyampaikan syiar mengajak kepada yang ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar. Sebagaimana terdapat dalam surah Al-Imran 104, syiar berupa ajakan kebaikan, dan dakwah Islam, menyampaikan pesan-pesan kebaikan adalah bagian dakwah Islam," paparnya.
Dalam kesempatan sama, Wakasek urusan Kurikulum. Hj. Misrawati, S.Pd, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan PKM, karen sebelumnya belum pernah kegiatan serupa yang langsung melibatkan Rohis menjadi peserta PKM dari perguruan tinggi.
Misra mengakui bahwa kegiatan ini sangat positif. Ia pun berharap Rohis akan bangkit dari keterpurukannya membangun program-program yang Islami.
Kegiatan dilanjutkan dengan bincang-bincang bersama dengan Tim PKM, Dyah Rini, S.Pd, Wakasek Urusan Kesiswaan. Semua pihak berharap kegiatan ini bisa dilanjutkan pada masa yang akan datang untuk menjawab kebutuhan dan memberi solusi permasalahan yang dihadapi sekolah dan siswanya. Akhir kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.

