RIAU ONLINE, PEKANBARU — Kondisi pembatas jalan di Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Siak IV, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, tampak mengkhawatirkan.
Salah satu sisi pembatas jalan terlihat ambles dan tidak sejajar lagi dengan permukaan jalan. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa.
Dari pantauan di lapangan, bagian pembatas jalan di sisi kanan, arah menuju pusat kota mengalami penurunan cukup signifikan. Aspal di sekitar area tersebut juga tampak retak dan menurun, menandakan adanya kemungkinan kerusakan pada struktur bawah jalan.
Kondisi ini menjadi semakin berisiko karena lokasi tersebut kerap dijadikan titik putar balik oleh pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas tersebut sering menimbulkan situasi lalu lintas yang semrawut dan berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk.
Sejumlah warga mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mereka menilai, amblesnya pembatas jalan bisa membahayakan pengguna jalan jika tidak segera diperbaiki.
"Setiap hari banyak kendaraan mutar di sini. Kalau malam, pencahayaannya juga kurang. Kalau sampai ada pengendara tidak hati-hati, bisa celaka,” ujar Jimmy, warga sekitar yang kerap melintas di jembatan itu, Minggu 26 Oktober 2025.
Jimmy berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan penataan ulang jalur putar balik di sekitar Jembatan Siak IV agar tidak menimbulkan korban.
“Harusnya ditutup sementara atau diberi rambu jelas. Kalau dibiarkan, takutnya nanti ada yang jatuh atau kecelakaan,” tambahnya.
Jembatan Siak IV merupakan salah satu akses utama penghubung antara wilayah Rumbai dan pusat Kota Pekanbaru. Dengan tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari, kerusakan sekecil apa pun dapat berpotensi besar mengancam keselamatan pengguna jalan.

