Pemuda Siak Suarakan Penyelesaian Konflik Agraria Riau dalam Konferensi PPI di Jakarta

Ifan-Kiki-Kurniawan-di-dpr.jpg
Pemuda asal Kampung Tuah Indrapura, Bungaraya, Siak, Riau, Ifan Kiki Kurniawan, mewakili Riau dalam forum konferensi PPI. (HENDRA DEDAFTA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, JAKARTA – Pemuda asal Kampung Tuah Indrapura, Bungaraya, Siak, Riau, Ifan Kiki Kurniawan, menyerukan agar penyelesaian konflik agraria di Provinsi Riau mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. 

Hal itu ia sampaikan dalam Konferensi Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) 2025 yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, pada 23–24 Oktober 2025.

Ifan, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang terpilih mewakili Provinsi Riau dalam forum tersebut, menegaskan bahwa masalah agraria di Riau sudah menjadi persoalan tahunan yang memerlukan intervensi serius dari pemerintah pusat.

“Masalah konflik agraria di Riau sangat perlu mendapatkan perhatian lebih. Pemerintah daerah sudah berupaya, namun tanpa dukungan pusat, penyelesaiannya akan selalu terhambat. Melalui forum ini, saya ingin agar persoalan ini mendapat solusi yang adil dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Ifan di hadapan peserta konferensi.

Dalam forum bertema “Pemuda Berkontribusi, Demokrasi Bertransformasi” itu, Ifan tampil menonjol dengan membawa isu agraria ke tingkat nasional. Sebagai Duta Agraria, ia mengangkat persoalan yang kerap menimpa petani, masyarakat desa, hingga masyarakat adat di Riau yang berkonflik dengan perusahaan besar.


Ifan menilai, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi.

“Pemuda harus berani bersuara untuk masyarakat di daerah. Saya berharap konferensi ini bisa menjadi jembatan antara suara rakyat dan kebijakan pusat,” tambahnya.

Konferensi yang dihadiri berbagai tokoh nasional seperti Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin dan Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung itu, juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Biro Humas dan Protokol DPD RI Mahyu Darma, Sekjen BPP HIPMI Anggawira, CEO Ekles Group dr. Eklendro Senduk, dan Direktur Beasiswa LPDP Kemenkeu Dwi Larso.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi pemuda Riau untuk berani menyuarakan kepentingan masyarakat, terutama di sektor agraria, serta berkontribusi nyata dalam menciptakan perubahan positif,” tutup Ifan.

Kehadiran Ifan sebagai wakil dari Riau menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Siak. Ia dinilai mampu membawa suara daerah ke panggung nasional dengan semangat intelektual muda yang kuat dan kepedulian sosial tinggi. 

Konferensi PPI menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk turut berperan dalam proses demokrasi dan pembangunan. Melalui sosok seperti Ifan Kiki Kurniawan, harapan baru muncul agar isu agraria di Riau mendapat perhatian dan dukungan yang lebih kuat dari pemerintah pusat.