11 Toko di Pasar Kuok Kampar Dilahap Sijago Merah, Diduga Korsleting Listrik

Deretan-toko-terbakar-di-pasar-kuok.jpg
Deretan toko di Pasar Kuok, Kampar, terbakar, Sabtu, 11 Oktober 2025. (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, KAMPAR – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Kuok, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Sejumlah toko di kawasan tersebut tampak dilahap api dan mengeluarkan asap tebal yang membumbung tinggi ke udara, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar berjibaku memadamkan api. Petugas terlihat mondar-mandir di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan dan mencegah api meluas ke bangunan lain.

Menurut saksi, Dendi, kebakaran itu terjadi sesaat sebelum waktu salat Ashar dan membesar dengan cepat.

“Tadi sekitar jam tiga sore api sudah besar. Awalnya cuma keluar asap dari salah satu toko, tapi cepat sekali membesar,” ujar Dendi di lokasi kejadian.

Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu dengan cepat menjalar ke deretan ruko lainnya hingga menyebabkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Pasca kebakaran, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala, memimpin langsung identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Unit Inafis. Lokasi kejadian langsung diberi garis polisi (police line) untuk penyelidikan lebih lanjut.


“Tim sudah mengamankan sejumlah barang bukti dan sedang mendalami dugaan penyebab kebakaran. Sementara ini, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di bagian loteng salah satu toko,” ungkap Kapolres.

Menurut hasil olah TKP, sebanyak 11 toko yang terdampak kebakaran antara lain, Toko Mas Sahabat milik H Heri (53), Toko Mas Nadya milik Eman (48), Toko Dedek Sport milik Hardi Pitra (40).

Kemudian, Ruko milik Imas (65), Toko Mas Eka milik Eka (40), Toko Akir milik Akir (45), Toko Mas Ramli milik H. Ramli (50).

Korban lainnya, Toko Tembakau milik Atuak (65), Toko Sayur milik Zahara (63), Toko Pecah Belah milik Musa (50) dan Toko Jahit milik Isaf (50).

“Selain itu, terdapat satu ruko kosong dan satu tempat usaha bakso yang disewa oleh warga sekitar juga ikut terbakar,” kata Kapolres.

AKBP Boby Putra Ramadhan menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan mendalam dari tim Inafis dan Reskrim untuk memastikan sumber api.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Kami imbau masyarakat dan pedagang agar lebih waspada terhadap instalasi listrik dan potensi bahaya kebakaran, terutama di kawasan padat seperti pasar tradisional,” tegas Kapolres.