Puluhan Bangunan Liar di Jalan Bima Dibongkar Pemko Pekanbaru

Puluhan-Bangunan-Liar-di-Jalan-Bima-Dibongkar-Pemko-Pekanbaru.jpg
Satpol PP bersama Dinas PUPR Kota Pekanbaru bongkar puluhan bangunan liar di Jalan Bima, Rabu 8 Oktober 2025. (Herianto Wibowo/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pembongkaran terhadap puluhan bangunan liar di Jalan Bima, Rabu 8 Oktober 2025.

Bangunan-bangunan tersebut diketahui berdiri di atas daerah milik jalan (Damija) dan sebagian besar digunakan untuk aktivitas perdagangan oleh para pelaku usaha. Lokasi ini juga termasuk dalam program perbaikan dan overlay jalan yang dicanangkan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Kasatpol PP Pekanbaru, Yuliarso, mengatakan pembongkaran dilakukan setelah tim gabungan terlebih dahulu memberikan pemberitahuan resmi kepada para pemilik bangunan.

"Sesuai arahan Pak Wali Kota, jalan ini termasuk program beliau untuk dioverlay sampai ke ujung. Karena itu, kami bersama Dinas PUPR, camat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sudah memberitahu pelaku usaha seminggu sebelum pembongkaran. Jadi mereka paham bahwa ini memang tidak benar,” ujar Yuliarso.

Dalam kegiatan penertiban tersebut, tim gabungan membongkar sebanyak 46 bangunan liar, mayoritas berupa lapak usaha. Dua unit alat berat ekskavator dari Dinas PUPR turut dikerahkan untuk mempercepat proses pembongkaran.


Yuliarso menyebutkan, pembongkaran berjalan lancar tanpa perlawanan dari para pemilik bangunan. Sebagian besar bahkan memilih membongkar sendiri lapak mereka sebelum petugas datang.

“Di jalan ini akan dilakukan overlay sesuai program bapak Wali Kota untuk mempercepat perbaikan jalan rusak. Maka dilakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di daerah milik jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menyampaikan di sepanjang area bekas bangunan liar akan dibangun saluran drainase baru sebelum proses overlay dimulai.

“Di sepanjang ini kita buat dulu drainase, kemudian dilakukan overlay di Jalan Bima ini,” terang Edward.

Edward menambahkan, panjang ruas jalan yang dikerjakan mencapai sekitar 170 meter, dimulai dari pembangunan drainase hingga proses pelapisan ulang (overlay) jalan.

“Langsung hari ini kita mulai pekerjaan. Kita targetkan 10 hari ke depan sudah rampung,” pungkasnya.