Tabrakan Beruntun Libatkan Dua Mobil dan Dua Pohon di Jalan Sudirman Pekanbaru

Tabrakan-Beruntun-Libatkan-Dua-Mobil-dan-Dua-Pohon-di-Jalan-Sudirman-Pekanbaru.jpg
Kecelakaan lalu lintas di Jalan Jendral Sudirman, Selasa, 7 Oktober 2025. (Dok. Satlantas Polresta Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kota Pekanbaru, tepatnya di Jalan Jendral Sudirman jalur timur, simpang Jalan Parit Indah, Selasa, 7 Oktober 2025. Dua kendaraan roda empat terlibat dalam insiden tersebut, mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan. 

Kecelakaan melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Xpander dengan nomor polisi BM 1734 TB, dan Honda Brio dengan nomor polisi BM 1620 SQ. Selain dua mobil, dua batang pohon di tepi jalan juga ikut menjadi korban akibat benturan hebat dari kendaraan yang hilang kendali.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana mengatakan kejadian bermula saat mobil Mitsubishi Xpander yang dikemudikan oleh Khairul Ihsan (55), seorang ASN di UIN Pekanbaru, datang dari arah timur melalui Jalan Parit Indah dan bermaksud berbelok ke arah selatan memasuki Jalan Jendral Sudirman.

Namun, saat melakukan manuver tersebut, pengemudi diduga mengambil jalur terlalu melebar ke kanan.

Akibatnya, mobil Xpander menabrak Honda Brio yang dikemudikan oleh Romi Arfan Saputra (36), seorang honorer yang tengah melaju dari arah utara menuju selatan di jalur yang benar.

Benturan tersebut membuat mobil Xpander hilang kendali, kemudian menabrak dua pohon yang berada di tepi jalan, tak jauh dari gerbang Taman Labuai atau Pekanbaru City Walk. 


Akibat insiden ini, bagian depan mobil Mitsubishi Xpander mengalami kerusakan berat, sementara Honda Brio mengalami kerusakan pada bodi sisi kiri tengah.

"Pengemudi Mitsubishi Xpander, Khairul Ihsan, mengalami luka ringan berupa sakit di wajah bagian kanan dan kepala pusing. Ia sempat dilarikan ke RS Syafira Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis," jelas AKP Satrio.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini namun tetap membuat arus lalu lintas menjadi macet mengingat lokasi kejadian berada di jalur padat kendaraan saat jam sibuk pagi hari.

"Pengemudi Xpander diduga kurang hati-hati saat berbelok, terlalu melebar sehingga menabrak kendaraan lain dan menyebabkan kerugian materi cukup besar serta satu korban mengalami luka ringan," terang AKP Satrio.

Satrio menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi di lapangan.

"Kami sudah memintai keterangan dari dua saksi di lokasi, yakni petugas Satpol PP yang berada tidak jauh dari tempat kejadian. Proses penyelidikan lebih lanjut masih berjalan untuk memastikan faktor penyebab utama kecelakaan," tambahnya.

Identitas kedua saksi yang telah diperiksa adalah Kosra (31), warga Jalan Labersa, Kecamatan Bukit Raya, dan Haikal (26), warga Jalan Teropong, Kabupaten Kampar. Keduanya merupakan petugas Satpol PP yang berada di sekitar lokasi kejadian saat insiden terjadi.

AKP Satrio juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati terutama saat melakukan manuver di persimpangan jalan.

"Kami imbau kepada seluruh pengendara untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan memperhatikan kondisi sekitar, khususnya di persimpangan jalan yang rawan kecelakaan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tutupnya.