Usulan UAS, Guru MDA hingga Penggali Kubur di Riau Bakal Dapat Insentif

Ilustrasi-Guru-MDA2.jpg
Ilustrasi Guru MDA (Gemini AI)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pendakwah asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk memberikan perhatian bagi pekerja non formal, seperti guru MDA dan PDTA, petugas penggali kubur, hingga pemandi jenazah di Riau.

Menindaklanjuti usulan tersebut, Pemprov Riau berencana untuk memberikan insentif untuk para pekerja non formal tersebut, yang akan dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2026.

"Insya Allah kita masukan di APBD Riau 2026," kata Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, Kamis, 2 Oktober 2025.

Zulkifli menjelaskan dana insentif tersebut akan diakomodir melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa yang berada di Dinas Perberdayaan Masyarakat Desa dan Dukcapil Riau.


Bahkan kata dia, pihaknya telah membuat petunjuka teknik (juknis) untuk menentukan insentif guru MDA dan PDTA, petugas penggali kubur, dan pemandi jenazah.

"Kita juga sudah rapat bagaimana usulan ini dapat dimasuk dalam Juknis, dan nanti dituangkan dalam Pergub, sehingga insentif bisa disalurkan," terangnya.

Selanjutnya, ia menyebut anggaran untuk insentif tersebut akan dibahas dalam APBD Riau 2026.

"Tapi informasi yang kita terima, untuk mengakomodir insentif itu setiap desa kita alokasi sebesar Rp125 juta per tahun. Tapi angka pasti nanti akan dibahas lebih lanjut dalam APBD Riau 2026," tandasnya.