TNTN Berduka, Gajah Kecil Tari 'Putri Angkat' Kapolda Riau Mati

Gajah-Kecil-Tari.jpg
Gajah Kecil Tari mati di TNTN. (Dok. BBKSDA Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kalistha Lestari, gajah betina yang menjadi putri angkat Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mati di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu, 10 September 2025. Matinya anak gajah yang dikenal sebagai Tari itu menyisakan kesedihan bagi pengelola TNTN.

Duka mendalam turut dirasakan Irjen Herry. Bersama Domang, jenderal bintang dua itu sudah menganggap Tari sebagai anak angkatnya dalam pelestarian hutan di TNTN.

"Hari ini, dengan hati yang berat namun penuh keikhlasan, saya menyampaikan bahwa putri angkat kami, Gajah Kalistha Lestari, telah kembali ke pangkuan alam semesta," ucap Irjen Herry.

Ia menyebut Tari bukan sekedar seekor gajah, ia adalah simbol keseimbangan alam yang semakin rapuh.

Menurutnya, kepergian Tari harus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menjaga hubungan yang selaras dengan alam. 

Meski begitu, kata dia, kematian Tari bukan akhir, melainkan sebuah transformasi yang akan terus menginspirasi perjuangan pelestarian lingkungan.


"Jiwa Tari kini menyatu dengan semesta, menjadi energi yang akan terus menginspirasi kita untuk menjaga kelestarian hutan dan satwa liar yang semakin terancam,” tambahnya.

Lulusan Akpol 1996 itu memastikan bahwa saat ini tim dokter hewan sedang melakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian Tari.

Ia meminta seluruh pihak menerima hasil apapun dengan lapang dada, serta menjadikannya pelajaran berharga untuk memperkuat perlindungan satwa di masa depan.

Sebagai orang tua angkat, Irjen Herry berjanji akan terus menjaga Domang, gajah sahabat Tari yang masih berada di TNTN serta memperkuat komitmen “Green Policing” sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan.

"Kepada masyarakat Riau, mari kita jadikan kepergian Tari sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga keseimbangan alam," ujarnya.

"Selamat jalan, Tari. Engkau bukan hanya warga kehormatan Riau, tapi juga putri kebanggaan yang telah mengajarkan kita arti keseimbangan dan kelestarian," tutupnya.