RIAU ONLINE, SIAK - Bupati Siak, Afni Zulkifli disebut-sebut bagi-bagi kue dengan cara mendudukkan tim sukses (timses) sebagai Komisaris di BUMD Pelabuhan PT Samudera Siak.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Siak Afni Zulkifli, mengatakan apakah dirinya harus memberikan posisi di BUMD PT Samudera Siak kepada Timses kandidat yang kalah.
"Jadi, apakah saya harus memberikan posisi tersebut kepada timses sebelah?," tulis Afni Zulkifli di kolom komentar di Fanpage Riau Online, Jumat malam, 22 Agustus 2025.
Muchsin Mansyur resmi ditunjuk sebagai Direktur baru PT SS, sementara Didik Herwanto dipercaya sebagai Komisaris. Keduanya dihadapkan pada tugas berat, terutama merebut kembali kepercayaan pemerintah pusat untuk kembali mengelola kawasan pelabuhan.
Ia menjelaskan, tim yang ia tunjuk juga merupakan sosok memiliki kemampuan untuk menjabat di posisi komisaris dan direktur.
"Buktinya, komisaris yang saya tunjuk, Alhamdulillah berhasil mendapatkan Direktur Profesional dari mantan petinggi pelabuhan Pelindo," jelasnya.
Ia juga menjelaskan, BUMD PT Samudera Siak merupakan perusahaan yang tengah berada diambang kehancuran. Perusahaan tersebut bukan tempat untuk menambang kekayaan pribadi karena sedang berada dalam keadaan krisis menuju bangkrut.
Ia justru menyampaikan apresiasi kepada timsesnya yang telah bersedia untuk mengurus perusahaan yang hampir bangkrut tersebut.
"Sulit untuk meyakinkan orang-orang saat ini agar mau jadi direktur dari BUMD yang diambang bangkrut. Perusahaan ini bukan banyak duitnya, perusahaan ini sedang hidup segan mati tak mau," jelasnya.
Ia pun meminta agar tidak perlu ada kontra terkait penunjukan timsesnya untuk mengelola perusahaan yang hampir bangkrut.
Ia meyakini, timses yang ditunjuk pasti akan bekerja dengan baik untuk menolong perusahaan menjadi lebih berkembang.
"Biarkanlah tim sukses kami ini bekerja dulu dengan baik memperbaiki warisan berat ini. Karna Komisaris sebelumnya juga berasal dari tim sukses juga kenapa tidak diributkan?," pungkasnya.
Sementara itu, langkah Afni menetapkan timses sebagai dalam jajaran direksi dan komisaris PT SS juga mendapatkan dukungan dari sejumlah masyarakat Kabupaten Siak.
"Saya yakin Bupati Siak menempatkan orang yang tepat. Tidak ada istilah bagi bagi kue, karena karakter Ibu Bupati kelihatan tidak seperti itu," tulis netizen.
Sementara itu, sejumlah warga juga berpesan agar Bupati Siak Afni Z tetap mengutamakan profesionalitas untuk kemajuan Kabupaten Siak selama 5 tahun kedepan.
"Bagi saya tidak masalah, tetapi jangan sampai merugikan masyarakat," tulis akun lainnya.
"Yang penting amanah, bisa kerja memajukan daerah, tidak korupsi. Malu juga bupatinya kalau timses ada yang korupsi," tulis akun lainnya.
Sebelumnya, gonjang-ganjing di tubuh PT Samudera Siak (SS) akhirnya memuncak. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara sirkuler pada Selasa, 5 Agustus 2025, para pemegang saham, yakni PT Sarana Pembangunan Siak (SPS) dan PT Siak Pertambangan dan Energi (SPE), resmi memberhentikan jajaran direksi dan komisaris PT SS secara tidak hormat, sekaligus mengangkat pengurus baru.

