RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sinergitas TNI-Polri dalam meningkatkan pembangunan bermanfaat di daerah pedesaan sangat berdampak bagi warga.
Pada cara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau, AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas melaksanakan upacara di Lapangan Sepak Bola Jalan Pendidikan, Kepenghuluan Rokan Baru, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir.
Upacara penutupan TMMD ke-125 dipimpin langsung oleh Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Sugiyono, yang secara resmi menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan fisik dan non-fisik yang telah berlangsung selama satu bulan penuh di wilayah tersebut.
AKBP Efadhoni menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program TMMD yang menurutnya merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ke-125 ini yang secara resmi ditutup oleh Danrem 031/WB Brigjen TNI Sugiyono."
"Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga," ujar Efadhoni, Jumat, 22 Agustus 2025.
Ia juga menambahkan bahwa TMMD bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal.
"Semoga melalui TMMD ini, pemerintah daerah terbantu dalam mempercepat pembangunan, terutama infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk rakyat," lanjutnya.
Program TMMD ke-125 yang digelar selama satu bulan ini mencakup berbagai pembangunan fisik seperti perbaikan jalan desa, pembangunan jembatan, serta renovasi fasilitas umum.
Selain itu, juga dilakukan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan hukum, kesehatan, dan wawasan kebangsaan yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran sosial masyarakat.
Sementara itu, Brigjen TNI Sugiyono dalam amanatnya menegaskan bahwa TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan.
"TMMD merupakan komitmen kita bersama dalam membangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat kerja sama lintas sektor," tegas Danrem.
Dengan berakhirnya program ini, diharapkan hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dipelihara dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

