RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sembilan orang di Kecamatan Tenayan Raya menjadi korban serangan anjing liar yang diduga rabies.
Anjing berwarna cokelat dengan lidah menjulur dan ekor menjuntai itu, menyerang setiap orang yang ia lihat.
"Hingga kini ada sembilan orang yang sudah kita data menjadi korban gigitan anjing diduga rabies tersebut," kata Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Didi Antoni, Jumat, 22 Agustus 2025.
Ia menuturkan, anjing liar tersebut berjumlah tiga ekor yang keluar dari semak-semak di sekitar Imam Munandar, Tenayan Raya. Namun, satu di antaranya diduga terpapar rabies.
"Jadi yang satu ini, setiap dia lihat orang langsung mengejar dan menggigit. Dia muncul dari semak-semak," terangnya.
Anjing itu berkeliaran setidaknya di lima lokasi. Lokasi lainnya yakni Jalan Mangga, Jalan Kamboja, Singgalang, dan Jalan Sudimoro.
"Di antaranya ada balita. Kemungkinan korban masih bertambah seiring pendataan yang kita lakukan," jelasnya.
Kapolsek belum merinci jelas identitas para korban karena seiring pendataan yang dilakukan. Korban saat ini masih berada di ruangan IGD RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.
Sementara, satu ekor anjing yang diduga terpapar rabies saat ini sudah dibunuh warga. Sementara dua ekor lainnya dalam pencarian.

