Disaksikan Dunia, Pacu Jalur Kuansing Dimeriahkan Wapres dan Dubes Tiga Benua

Dubes-saksikan-pacu-jalur.jpg
Sejumlah duta besar memadati area panggung Festival Pacu Jalur (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, KUANSING - Festival budaya tahunan Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, tahun ini benar-benar mencuri perhatian dunia. 

Gelaran yang dikenal dengan kemegahan lomba dayung tradisional di Sungai Kuantan ini menjadi magnet budaya, tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga internasional. 

Sejumlah duta besar (dubes) dari Asia Tenggara, Eropa, hingga Afrika dipastikan hadir, bersama perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Acara pembukaan yang digelar di Lapangan Limuno Jalan KH Umar Usman rencananya akan dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah tokoh penting nasional.

"Pak Wakil Presiden sudah menyatakan konfirmasi akan hadir. Sementara Pak Presiden masih dalam proses konfirmasi," ujar Gubernur Riau, Abdul Wahid.


Tamu kehormatan dari mancanegara mulai berdatangan menyaksikan Festival Pacu Jalur. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

Pacu Jalur tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran tamu dari mancanegara. Pantauan RIAU ONLINE, sejumlah duta besar dari Asia Tenggara mulai berdatangan dan memadati area panggung.

Total, belasan kedutaan besar dari tiga benua hadir langsung menyaksikan kemeriahan lomba yang telah berlangsung sejak zaman kolonial Belanda ini.

Perwakilan PBB juga turut hadir, menjadikan Pacu Jalur sebagai ajang budaya yang benar-benar berstandar internasional.

Pacu Jalur, sebagai lomba mendayung perahu panjang tradisional yang melibatkan ratusan pendayung, merupakan tradisi adat masyarakat Kuantan Singingi yang telah ada sejak abad ke-17. 

Jalur nama lokal untuk perahu panjang ini biasanya dibuat dari satu batang pohon besar dan dihias indah.