Polres Siak Selidiki Penyebab Lahan PT BMI Terbakar, 7 Orang Saksi Diperiksa

Polres-Siak-Selidiki-Penyebab-Lahan-PT-BMI-Terbakar-7-Orang-Saksi-Diperiksa.jpg
Kebakaran di lahan konsesi PT BMI di Kabupaten Siak (Hendra Dedafta/Riau Online)

RIAU ONLINE, SIAK - Penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Siak khususnya di wilayah konsesi PT Berlian Mitra Inti (BMI) di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak terus diperiksa kepolisian Polres Siak pada Rabu 30 Juli 2025.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan penyebab terbakarnya belasan hektar lahan di PT BMI. 

"Masih proses penyelidikan," kara Kapolres Siak, Eka Ariandy Putra, Senin, 28 Juli 2025 malam. 

Disinggung soal luasan lahan PT BMI yang terbakar, AKBP Eka Ariandy menyebutkan berkisar 10 hingga 20 hektar. 

"Luasan yang terbakar 10 sampai 20 hektar. Kita akan terus dalam persoalan ini," kata dia. 


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Siak AKP Bayu Ramadhan Effendi menyebutkan, pihaknya sudah memeriksa 7 orang saksi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan di PT BMI, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau. 

"Proses lidik, sudah 7 orang saksi yang diperiksa," ungkap Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Bayu Ramadhan Effendi, Selasa, 29 Juli 2025. 

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di lahan konsesi PT Berlian Mitra Inti (BMI) di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau pada Senin, 21 Juli 2025. 

Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya 10 hektar luasan kebun sawit perusahaan itu terbakar. Dengan rincian, 4 hektare di wilayah Pencing Bekulo dan 6 hektare di di Jambai Makmur.

Plt BPBD Siak Arif Hamidi tak menampik kebakaran lahan tersebut berada di kawasan PT BMI. 

"Lahan terbakar mayoritas merupakan kebun sawit milik PT BMI. Medan sulit dan kondisi tanah gambut memperparah proses pemadaman yang telah berlangsung selama tiga hari," kata Plt Kalaksa BPBD Siak, Arif Hamidi.