RIAU ONLINE, KAMPAR - Sebanyak 111 calon Bintara Polri resmi memulai perjalanan mereka dalam dunia kepolisian setelah dinyatakan lulus seleksi dan mengikuti pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025-2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau.
Acara yang berlangsung penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.
Dalam sambutannya, Irjen Herry mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang berhasil lolos seleksi ketat dan akhirnya menjadi bagian dari keluarga besar Polri.
Irjen Herry juga menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari perjuangan panjang, doa orang tua, dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
"Selamat datang di lembaga pendidikan Polri, tempat saudara akan dididik dan dilatih menjadi insan Bhayangkara yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern," ujar Irjen Herry, Rabu, 30 Juli 2025.
"Keberhasilan yang telah saudara raih merupakan berkah dari Tuhan serta hasil dari ketekunan dan kesungguhan dalam menjalani proses seleksi yang panjang," tambahnya.
Lebih lanjut, Irjen Herry menekankan bahwa pendidikan ini bukan sekadar proses belajar formal, tetapi merupakan sebuah perjalanan yang akan membentuk karakter dan mental sebagai anggota Polri sejati.
Jenderal bintang dua itu juga mengingatkan bahwa para siswa akan menghadapi berbagai tantangan yang menuntut ketahanan fisik dan mental yang kuat.
"Polisi adalah jalan hidup dan panggilan hidup. Jiwa polisi adalah jiwa penolong, jiwa yang memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa," tegasnya.
Akpol 1996 itu juga mengingatkan pentingnya membangun sikap disiplin, semangat tinggi, serta komunikasi yang baik antara siswa, pelatih, pengasuh, dan seluruh unsur pelaksana pendidikan.
"Tanamkan sikap responsif dan ikhlas dalam setiap proses belajar. Serap ilmu yang diberikan oleh para tenaga pendidik dan instruktur dengan sebaik-baiknya. Jadilah pembelajar sepanjang hayat, long live education!," pesannya.
Dalam amanatnya, Kapolda juga memberikan lima pesan penting kepada seluruh peserta didik dengan mempersiapkan fisik dan mental secara matang selama mengikuti pendidikan.
Hindari segala bentuk pelanggaran sekecil apapun dan patuhi seluruh peraturan lembaga. Tunjukkan sikap disiplin dan semangat tinggi, dengan tekad kuat untuk belajar dan menempa diri.
Bangun komunikasi yang baik dan interaktif dengan seluruh komponen pendidikan dan tanamkan sikap ikhlas dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran.
Irjen Herry juga menitipkan para siswa kepada seluruh jajaran SPN Polda Riau untuk dilatih dan dibina sebaik-baiknya. Herry menegaskan pentingnya pelaksanaan pendidikan yang profesional dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun penyimpangan.
"Didik mereka dengan penuh keteladanan, tanamkan nilai-nilai disiplin, integritas, serta semangat kebhayangkaraan. Jauhkan dari tindak kekerasan dan penyimpangan yang dapat mencederai proses pendidikan," lanjut Herry.
Kapolda Juga menghimbau seluruh pihak untuk terus mendukung suksesnya penyelenggaraan pendidikan pembentukan ini, karena hasil dari proses ini akan menentukan kualitas anggota Polri di masa depan.
"Semoga kalian semua dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan baik, dan nantinya menjadi anggota Polri yang mampu memberikan rasa aman, menjadi agen perubahan, serta pejuang kemanusiaan di tengah masyarakat," pungkasnya.

