Karhutla di Rohul Sulit Dijangkau, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Pemadaman-karhutla-di-Rohul-1.jpg
Pemadaman karhutla di Desa Sialang Jaya, Rohul, mengerahkan helikopter water bombing. (Istimewa)

RIAU ONLINE, ROHUL - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, meluas. 

Medan yang ekstrem membuat tim satgas darat kesulitan menjangkau titik api, sehingga pemadaman dilakukan melalui udara dengan mengerahkan satu unit helikopter water bombing.

Kondisi akses menuju lokasi karhutla yang sulit dilalui memaksa pemadaman dilakukan lewat udara. Tim satgas darat yang telah berupaya selama beberapa hari belum mampu memadamkan seluruh titik api. 

Lokasi embung yang cukup dekat dengan lokasi kebakaran mempermudah helikopter dalam proses pengambilan air untuk pemadaman.


Kabut asap mulai menyelimuti wilayah sekitar, mengganggu aktivitas warga dan memperlambat proses pemadaman. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menegaskan bahwa lokasi tersebut idealnya ditangani dengan minimal dua unit helikopter water bombing karena sulit dijangkau dari darat.

“BNPB akan mendatangkan setidaknya lima hingga enam heli water bombing untuk membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” ujar Suharyanto.

Selain pemadaman udara, BNPB juga melakukan teknik modifikasi cuaca (TMC) untuk menurunkan hujan buatan di wilayah Rokan Hulu. Pasalnya, hampir dua bulan terakhir wilayah tersebut tidak diguyur hujan, yang memperparah potensi kebakaran.

Personel TNI dan Polri juga ditambah untuk memperkuat satgas darat di lapangan. Upaya terpadu dari berbagai unsur diharapkan dapat mempercepat proses penanganan karhutla dan meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.