Tamu Hotel Premiere Pekanbaru Lompat dari Lantai 6 saat Mabuk

Ilustrasi-lompat-dari-gedung.jpg
Ilustrasi lompat dari gedung (Liputan6.com/Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Insiden mengejutkan terjadi di Hotel Premiere, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis, 24 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 WIB.

Seorang tamu laki-laki berinisial AM (21) melompat dari lantai 6 gedung parkir hotel. 

AM diduga dalam pengaruh minuman keras, sehingga terjun bebas dari lantai 6. Beruntung, nyawa AM selamat setelah mendarat di atap kaca restoran lantai 2 yang dilapisi jaring paranet.

AM tercatat sebagai warga Perumahan Delima Puri, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru, datang ke hotel bersama tiga temannya, AR (20), NB (25), dan DL (22). Mereka telah mengonsumsi minuman keras sebelum tiba di hotel.

"Awalnya ada tamu seorang pria masuk dalam kondisi mabuk. Lalu menyasar ke parkiran lantai 6," ujar Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, Jumat, 25 Juli 2025.


Saat hendak ditanyai oleh petugas keamanan hotel, lanjut Bery, AM tiba-tiba melompat ke bawah dari lantai 6 tanpa memberikan penjelasan.

“Pria tersebut langsung melompat ke bawah tanpa sebab yang jelas. Untungnya, dia jatuh di atas atap kaca restoran di lantai dua yang dilapisi jaring pelindung," terang Bery.

Meski sempat mengundang kepanikan, AM selamat dari insiden yang nyaris merenggut nyawanya. Atap kaca restoran pecah akibat benturan, namun korban hanya mengalami luka ringan.

“Korban hanya mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Saat ini kondisinya masih linglung dan belum bisa dimintai keterangan secara utuh,” jelas Kompol Bery.

Setelah kejadian, pihak keamanan hotel segera mengamankan AM dan membawanya ke tempat yang aman untuk diinterogasi lebih lanjut. Saat itu, korban masih dalam kondisi bingung dan sulit diajak berkomunikasi.

Polisi juga mengungkap bahwa AM bersama tiga rekannya terlebih dahulu minum-minuman keras di kawasan Jalan Juanda, Pekanbaru, sebelum akhirnya menginap di Hotel Premier.

“Saat tiba di hotel, mereka dalam kondisi sudah terpengaruh alkohol. Kami masih mendalami motif dan penyebab aksi nekat korban," tutup Berry.