RIAU ONLINE, PEKANBARU – Indeks Kualitas Udara (AQI) di Kota Pekanbaru pada Rabu pagi, 23 Juli 2025, tercatat berada di angka 132 berdasarkan pemantauan IQAir pukul 08.00 WIB.
Angka ini masuk dalam kategori “Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif”, dengan polutan utama berupa partikel halus PM2.5 sebesar 48,1 µg/m³.
Kondisi ini disertai suhu udara 27 derajat celcius, kelembapan 87 persen, dan kecepatan angin sekitar 5,3 km per jam. Data diperoleh dari tiga stasiun pemantauan udara dengan kontribusi dari tiga pihak berbeda.
Indeks kualitas udara di Kota Pekanbaru, Rabu, 23 Juli 2025. (Foto: Dok. Istimewa)
Sebagai respons terhadap kualitas udara yang menurun, IQAir memberikan sejumlah rekomendasi kesehatan, di antaranya:
• Mengurangi aktivitas luar ruangan
• Menutup jendela untuk mencegah masuknya udara kotor
• Menggunakan masker, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan
• Menyalakan alat penyaring udara di dalam ruangan
Peta polusi udara juga menunjukkan sebaran indeks udara di atas ambang sehat di beberapa titik di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak jangka pendek dan panjang dari paparan polusi udara, serta mengikuti anjuran dari otoritas kesehatan.

