Brimobda Riau Ajak Siswa Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Brimobda-Riau-Ajak-Siswa-Jadi-Pelopor-Peduli-Lingkungan.jpg
Brimobda Riau menggelar kegiatan Green Policing di SMA Negeri 2 Pekanbaru, Kamis, 17 Juli 2025. (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Riau menggelar kegiatan Green Policing dan sambang edukasi di SMA Negeri 2 Pekanbaru, Kamis, 17 Juli 2025.

Program Green Policing merupakan pendekatan strategis dan humanis dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus kelestarian lingkungan hidup. Konsep ini menjadi cerminan dari adaptasi kepolisian terhadap tantangan zaman, terutama krisis lingkungan global.

“Green Policing adalah sebuah konsep perpaduan antara pelaksanaan tugas kepolisian dengan kegiatan penjagaan lingkungan hidup. Program ini menjadi bagian dari tiga konsep utama Kapolda Riau, yaitu Global Security, Human Solidarity, dan Environmental Ethics," ujar Danden Gegana, AKBP Franky Tambunan.

Sebagai bentuk nyata dari aksi peduli lingkungan, kegiatan ini diawali dengan penanaman pohon di halaman SMA Negeri 2 Pekanbaru yang terletak di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. 

Aksi ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga sebagai edukasi langsung kepada siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan.


AKBP Franky menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para siswa dan dukungan dari pihak sekolah.

"Kami datang tidak hanya untuk menyampaikan pesan keamanan, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam," jelasnya.

Dalam sesi edukasi, anggota Brimob memberikan pemahaman tentang konsep Green Policing serta pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan. 

Selain itu, Danden Gegana juga menyampaikan pesan-pesan moral penting terkait kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, keterlibatan dalam geng motor, perilaku menyimpang, dan tindakan yang merugikan masa depan.

"Kami berpesan kepada adik-adik agar menjauhi narkoba, geng motor, LGBT, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Semua itu hanya akan merugikan diri sendiri dan orang-orang yang kalian cintai. Jadilah generasi yang membanggakan, bukan merusak," tegas AKBP Franky.

Ia juga mengajak para siswa untuk mengimplementasikan semangat Green Policing tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar mereka. 

"Menanam pohon tidak harus menunggu ada kegiatan seperti ini. Mulailah dari rumah. Sekecil apapun aksi kita terhadap alam, akan memberi dampak besar di masa depan," tambahnya.

"Semoga apa yang sudah kami sampaikan hari ini bisa memberikan manfaat dan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.