Jikalahari: Pemerintah Riau Gagap Darurat Asap

Konpres.jpg
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei, bersma Plt Gubernur Riau Arsyad Djuliandiracman saat memberikan keterangan pers di Posko Bencana Asap, Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Presiden Joko Widodo meminta satgas pemadam untuk mengatasi masalah asap di Riau dalam dua pekan. (RIAUONLINE/Zuhdy Febriyanto)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Usai penetapan status Riau Tanggap Darurat Asap, Senin (14/9/2015) lalu, hingga kini belum ada upaya-upaya dari Pemerintah Provinsi Riau untuk menindaklanjuti status tersebut. (Baca Juga: Posko Evakuasi di GOR Tribuana Penuh Asap

 

Apalagi, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, sudah menetapkan GOR Tribuana sebagai Posko Evakuasi. (Klik Juga: Azlaini Agus Menangis Negara Gagal Atasi Asap

 

"(Pemerintah) Riau sepertinya belum tanggap darurat, gagap darurat asap mau dikemanakan warga yang sudah bergelut sehari-hari dengan udara berkualitas berbahaya," jelas Wakil Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Made Ali, Selasa (15/9/2015). (Lihat: Al Azhar: Asap Riau Seperti Genosida


 

Made menjelaskan, warga belum melihat mana lokasi evakuasi dan posko lainnya publik tidak tahu. (Baca: Dinas Kehutanan Laporkan 12 Perusahaan HTI Pembakar Lahan

 

"Sementara pagi ini saja ISPU BERBAHAYA. Pekerjaan besar tim tanggap darurat adalah bukan saja memadamkan api, tapi memulihkan kesehatan warga," jelasnya. (Lihat: Menteri Siti: Ada Ketidakadilan dalam Proses Hukum

 

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline