RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 2.250 paket sembako diberikan Polda Riau kepada mahasiswa di Pekanbaru di Purna MTQ Jalan Sudirman, Kamis, 27 Februari 2025.
Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah bersama mahasiswa dari Cipayung Plus .
Selain itu, kegiatan ini sekaligus untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menginstruksikan seluruh Kapolda untuk turun langsung dalam membantu menolong masyarakat.
"Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lain. Belajar dari situ, ini adalah perintah Bapak Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo," ujar Iqbal di hadapan mahasiswa dan pihak terkait.
Menurut Kapolda Riau, kegiatan ini bukan hanya fokus pada masalah Kamtibmas, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian untuk menolong sesama.
"Kami ingin melakukan pendekatan dari segala aspek dalam perspektif kepolisian. Ini bukan hanya soal menjaga ketertiban, tetapi bagaimana kita bisa memberi manfaat untuk orang lain," tegasnya.
Irjen Pol Mohammad Iqbal juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa, khususnya dari kelompok Cipayung, serta pihak kampus yang telah bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Provinsi Riau.
"Kami sengaja menggandeng mahasiswa untuk memelihara Kamtibmas. Polisi bersinergi dengan adik-adik mahasiswa, baik Cipayung Plus, BEM, KNPI, Ormas, dan OKP."
"Semua kelompok yang ada punya tujuan yang sama, yaitu pemeliharaan Kamtibmas. Semua roda kehidupan, mulai dari ekonomi hingga pendidikan, berjalan dengan baik karena adanya kerjasama ini," terang mantan Kapolda NTB tersebut.
Kapolda Riau juga menyebutkan bahwa angka gangguan keamanan di tahun 2024 mengalami penurunan yang signifikan.
Namun, menurutnya, hal ini bukan hanya hasil dari upaya TNI-Polri semata, tetapi juga berkat partisipasi aktif mahasiswa dan seluruh stakeholder terkait.
"Angka gangguan keamanan 2024 menurun, tapi bukan hanya karena TNI-Polri semata. Ini semua karena mahasiswa yang terlibat aktif dalam menjaga ketertiban. Pemeliharaan Kamtibmas dilakukan secara bersinergi dengan seluruh pihak yang ada," terangnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja sama dalam menjaga keamanan, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antar golongan.
"Kita percaya dengan kebersamaan dan kerja sama, serta kepercayaan kepada Allah SWT, tujuan kita bisa terwujud. Kebersamaan adalah kunci, tanpa memandang suku, agama, dan warna kulit," lanjutnya.
Kegiatan Baksos yang digelar ini diharapkan dapat memberikan perhatian lebih kepada mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.
"Kami ingin memberikan setetes perhatian kepada adik-adik mahasiswa, kita ingin mahasiswa bangkit dan menjadi calon pemimpin yang berkompeten," ujar Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Kapolda Riau juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada pembangunan intelektual, tetapi juga pada pengembangan hard skill, soft skill, serta kemampuan untuk membangun jejaring sosial yang baik.
"Jangan hanya membangun intelektual, kapasitas, tapi bangunlah hard skill dan soft skill, serta bagaimana membangun jejaring dan meredam emosi," katanya.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Kapolda Riau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa.
"Tinggal 24 jam lagi, besok sudah mulai tarawih. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Mohon maaf lahir dan batin," tutupnya.