Harga Bahan Pokok di Riau Masih Stabil Jelang Ramadan 2025

bahan-pokok8.jpg
(Riau Online/Haslinda)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Harga kebutuhan pokok di Provinsi Riau terpantau masih stabil menjelang Bulan Ramadan 1446 H/2025 M. Meskipun demikian, ada juga sejumlah bahan pangan yang mengalami peningkatan, seperti bawang merah, beras dan minyak goreng.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Menengah Kecil (Disperindagkop dan UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, Rabu, 26 Februari 2025.

"Memang ada gejolak harga, tetapi masih bisa dikendalikan. Karena seperti biasanya, kalau menjelang Ramadan memang ada peningkatan permintaan stok," ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga bahan pangan biasanya memang akan terjadi selama Ramadan dan Idul Fitri. Pasalnya, masyarakat akan membeli lebih banyak untuk persiapan hari besar tersebut. 


"Kalau kita lihat trend-nya memang saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), akan terjadi kenaikan harga sembako. Karena saat Ramadan ada dan sampai menjelang Idulfitri itu banyak kebutuhan masyarakat," jelasnya. 

Ia menjelaskan, sejumlah daerah yang mengalami kenaikan harga signifikan adalah seperti  Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kepulauan Meranti, dan Bengkalis.

"Ini terjadi karena rute atau letak geografis yang jauh dari kota dan jauh dari provinsi penghasil. Sebab di Riau bukan daerah penghasil bahan pokok, di mana 70 persen masih bergantung ke provinsi-provinsi penghasil, seperti Sumbar, Sumut, Aceh dan pulau Jawa," jelasnya. 

Untuk mengantisipasi kenaikan harga melonjak, Disperindag Riau sudah melakukan beberapa upaya mulai minggu lalu, dengan melakukan kerjasama antar daerah dengan membawa BUMD pangan baik provinsi maupun kota.

"Kita sudah melakukan kerjasama antar daerah dengan membawa BUMD pangan kita baik provinsi maupun Kota Pekanbaru untuk melakukan kerjasama dengan provinsi penghasil yaitu Sumbar. Kita difasilitasi oleh Bank Indonesia untuk melakukan kerjasama," pungkasnya.