RIAU ONLINE, PELALAWAN - Aktivitas di sekitar SPBU Palas yang berada di Jalan Lintas Timur KM 90, Kabupaten Pelalawan, sempat mengalami kemacetan akibat adanya kendaraan truk yang mengalami kendala teknis, Senin, 6 April 2026.
Kemacetan terjadi di jalur strategis yang menghubungkan Pangkalan Kerinci dengan Pangkalan Kuras. Arus kendaraan sempat melambat karena truk yang mengalami trouble berada di badan jalan, sehingga menghambat laju kendaraan lain, khususnya di sekitar area SPBU yang memang kerap padat aktivitas.
Kemacetan dapat diurai kembali setelah personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus.
Kasatlantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah cepat begitu menerima laporan adanya gangguan arus lalu lintas di lokasi tersebut.
"Untuk arus lalu lintas dapat kami laporkan saat ini sudah berjalan normal, baik dari arah Pangkalan Kerinci menuju Pangkalan Kuras maupun sebaliknya," ujar AKP Tatit.
Tatit menambahkan bahwa perlambatan arus sebelumnya disebabkan oleh satu unit kendaraan bermotor jenis truk yang mengalami kerusakan di tengah perjalanan. Namun, permasalahan tersebut telah berhasil diatasi.
"Terjadi perlambatan dikarenakan ada satu kendaraan bermotor jenis truk mengalami trouble. Namun kendaraan tersebut sudah diperbaiki dan saat ini sudah bisa berjalan kembali," jelasnya.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, kemacetan dapat segera diurai tanpa menimbulkan dampak yang lebih luas.
Personel Satlantas terlihat aktif mengatur lalu lintas serta membantu mempercepat proses normalisasi arus kendaraan di titik tersebut.
AKP Tatit juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintas di jalur yang padat kendaraan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang melintas agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Tetaplah berada pada antrian yang tertib," tegasnya.
Perwira balok tiga itu juga mengingatkan agar pengendara tidak melakukan tindakan yang dapat memperparah kondisi lalu lintas, seperti menyerobot antrean atau memotong jalur kendaraan lain.
"Jangan ada yang menombak ataupun memotong kendaraan lain, karena hal tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan serta memperparah kemacetan," pungkasnya.
Dengan kondisi arus yang kini telah kembali normal, diharapkan para pengguna jalan tetap menjaga kedisiplinan demi kelancaran dan keselamatan bersama di jalan raya.

