RIAU ONLINE, PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga keamanan lingkungan dan tertib berlalu lintas. Edukasi tersebut disampaikan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Gathut Bowo Supriyono melalui program Subuh Keliling di Masjid Paripurna Al-Ihsan, Jalan Teratai Nomor 100, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Sabtu, 7 November 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.45 WIB itu diikuti sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau serta personel yang bertugas.
Dalam kesempatan tersebut, Gathut menyampaikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Ia menegaskan, menjaga keamanan lingkungan dan menciptakan ketertiban berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat juga diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan budaya berkendara yang tertib.
Menurutnya, komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu upaya membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan.
Program tersebut juga mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Kecamatan Sukajadi, Mardianto. Ia menilai Subuh Keliling menjadi wadah positif untuk menyampaikan edukasi sekaligus membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi program Subuh Keliling Polda Riau ini. Seperti yang kita lihat bersama, kegiatan ini bukan hanya memberikan pemahaman tentang keamanan, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai hal secara langsung kepada pihak kepolisian. Kami berharap program seperti ini dapat terus ditingkatkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan," ungkap Mardianto.
Sementara itu, Gathut mengatakan, Subuh Keliling merupakan salah satu sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam memberikan imbauan dan edukasi, tetapi juga mendengarkan aspirasi serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta membudayakan tertib berlalu lintas. Karena keamanan dan keselamatan bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin dalam berkendara meskipun pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 segera berakhir.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak boleh hanya meningkat ketika operasi kepolisian berlangsung, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Meskipun pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 sebentar lagi berakhir, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kepatuhan dan ketertiban dalam berkendara. Jangan sampai kedisiplinan berlalu lintas hanya tumbuh selama operasi berlangsung, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik demi keselamatan bersama,” tutupnya.
Melalui program Subuh Keliling, Ditlantas Polda Riau berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga situasi Kamtibmas tetap kondusif dan budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat.

