Jarak Pandang Cuma 100 Meter, Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu

Kabut-asap-di-Bandara-SSK-II.jpg
Kabut tebal menyelimuti Bandara SSK II Pekanbaru, Selasa, 13 Oktober 2026 (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kabut tebal yang menyelimuti kawasan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Selasa, 13 Oktober 2026 pagi, berdampak pada operasional penerbangan. 

Jarak pandang yang terbatas menyebabkan dua penerbangan keberangkatan menuju Jakarta mengalami penundaan.

Executive General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad, mengatakan jarak pandang di kawasan bandara hanya berkisar 100 hingga 550 meter akibat kabut. Kondisi tersebut terpantau berdasarkan pembaruan operasional bandara pada pukul 07.03 WIB.

“Dua penerbangan yang mengalami penundaan tersebut yakni IP329 dengan rute Pekanbaru–Jakarta (CGK) dan QG937 yang juga melayani rute Pekanbaru–Jakarta,” ujar Achmad.



Selain mengganggu jadwal keberangkatan, kabut tebal juga berdampak pada aktivitas kedatangan. Hingga pukul 07.03 WIB, belum ada pesawat yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Achmad mengatakan, pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), maskapai penerbangan, serta pihak terkait lainnya.

Menurutnya, aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi tersebut.

Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan operasional penerbangan berjalan sesuai perkembangan cuaca dan ketentuan keselamatan yang berlaku.

Pihak bandara juga mengimbau penumpang untuk memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing terkait jadwal keberangkatan maupun kemungkinan perubahan waktu penerbangan.